Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, saat bertemu dengan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan di VIP Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (27/8) lalu. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun bakal mengadukan sejumlah persoalan di Kepri kepada Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan. Terutama persoalan yang menghambat laju pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.

Kamis (6/7) kemarin, Nurdin dijadwalkan bertemu Luhut dalam rapat koordinasi rencana aksi kebijakan kelautan Indonesia di Jakarta. Namun rapat tersebut ditunda.

“Kapan jadwal pastinya, masih belum ada pemberitahuan,” ujar Kabag Humas Pemprov Kepri, Zulkifli, kemarin.

Zulkifli mengatakan, ada beberapa permasalahan yang akan disampaikan Gubenur kepada Menko Maritim. Di antaranya masalah labuh jangkar yang rencananya akan dikelola Pemprov Kepri. Namun sampai saat ini Pemprov Kepri belum bisa menerbitak Peraturan Gubernur, sehingga rencana pengelolaan labuh jangkar di Kepri belum terealisasi.

“Persoalan inilah yang ingin kita tuntaskan. Sehingga perlu dibicarakan lebih lanjut, tentunya kita minta dukungan dari Menko Maritim dan Menteri Perhubungan,” ujar Gubernur.

Persoalan lain yang akan disampaikan kepada Menko Maritim adalah percepatan pembangunan sektor maritim di Kepri. Menurut Zulkifli, Kepri memiliki potensi sektor maritim yang sangat besar. Namun butuh dukungan dan perhatian pusat agar potensi itu dapat dikembangkan dan dioptimalkan.

Gubernur, kata Zulkifli, juga akan mengusulkan pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) di beberapa kabupaten/kota di Kepri. Misalnya KEK untuk Bintan dan Karimun. Untuk Natuna, Anambas dan Lingga, Nurdin meminta agar segera diberikan KEK Pariwisata.

Bagi Nurdin, dibentuknya KEK di daerah-daerah tersebut akan mendorong dan memicu pergerakan ekonomi yang cepat. Nurdin ingin keunggulan tiap daerah dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Pengembangan sektor pariwisata di Kepri juga menjadi prioritas Nurdin. Seperti halnya sektor maritim, Kepri juga memiliki potensi wisata yang bisa diandalkan. Jika sektor-sektor tersebut dioptimalkan, Gubernur yakin perekonomian di Kepri akan terus tumbuh.

“Kondisi yang terjadi di Kepri tidak lepas pengaruh dari ekonomi global. Kita ingin menjadi industri pariwisata sebagai kekuatan baru,” jelasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar