batampos.co.id – Dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa Kabupaten Natuna kini punya Klinik Keuangan Desa.

Sekda Pemkab Natuna Wan Siswandi mengatakan, diresmikannya Klinik Keuangan Desa diharapkan pengelolaan keuangan Desa yang Efektif. Dengan menerapkan aplikasi berbasis sistem keuangan Desa.

Klinik keuangan Desa kata Siswandi, tujuannya agar kepala Desa berhati-hati dalam menggunakan anggaran yang disalurkan ke kas daerah.

“Kades hati-hati gunakan anggaran. Klinik keuangan Desa ini dapat membantu,” kata Siswandi.

Dikatakan Sekda, saat ini beberapa Desa sudah dididik kepolisian. Sehingga klinik keuangan desa dapat mencegah dan mengobati persoalan keuangan Desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa pemkab Natuna, Indra Joni mengatakan,  undang-undang nomor 86 tentang pembanguna daerah dan desa, serta peraturan Menteri Dalam Negri Nomor 103 tentang keuangan desa. Sementara kondisi perangkat desa hingga saat di desa kurang mendapatkan pembinaaan dari Organisasi Perangkat Daerah.

Sumber daya manusia di Desa katanya,  kurang berkualitas, padahal jika dilihat dari faktor geografi desa-desa di Natuna lokasinya jauh tersebar di pulau-pulau.

“Peran petugas pendamping yang turun ke desa untuk pembinaan. Termasuk, peningkatan sarana prasarana desa dan tunjangan pegawai desa sangat penting. Dan dengan klinik keuangan Desa, dapat memakmurkan Desa dan mendukung program pemerintah,” kata Indra Joni.(arn)

Respon Anda?

komentar