batampos.co.id – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Batam saat ini sedang menggelar seleksi atlet panah tingkat Kota Batam sebagai persiapan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di Semarang, September mendatang.

Sebanyak 8 atlet panah yang berasal dari pelajar-pelajar SMP hingga SMA se-Kota Batam ini mengikuti seleksi yang diadakan di lapangan Politeknik Batam selama dua hari, Sabtu (8/7) dan Minggu (9/7).

Kedelapan atlet tersebut diantaranya, Faiz, Farhan, Zahran, Raka dan Andre. Sedangkan di bagian putri, ada Fandra, Nurul serta Fasha.

“Untuk seleksi di hari Sabtu (8/7) ini adalah seleksi teknik. Jadi kita akan lihat kemampuan atlet dalam memanah serta untuk mengetahui hasil atau scorenya nanti,” ujar Ketua umum Perpani Batam, Dedek Herman Siregar kepada Batam Pos, Sabtu (8/7).

Sedangkan pada Minggu (9/7)-nya, delapan atlet ini akan diuji kemampuan fisiknya.

“Fisik juga nanti dinilai, karena itu berpengaruh. Karena dalam gelaran Popnas nanti, para atlet akan seharian bertanding. Dan itu memerlukan fisik yang prima,” kata Dedek.

Dalam seleksi teknik kali ini, kedelapan atlet panah pelajar ini melakukan simulasi pertandingan yang sama dengan nomor yang dipertandingkan pada Popnas nanti.

Di Popnas mendatang, terdapat tiga nomor yang dipertandingkan, yakni nomor di jarak 30 meter, 40 meter dan 50 meter.

“Setiap pemanah bermain di tiga nomor ini. Yang nantinya jumlah skor di tiga nomor tersebut dikumpulkan dan diakumulasikan menjadi satu nilai,” ungkap Dedek.

Setiap nomor, ada enam seri yang dimainkan. Dan dalam setiap seri, seorang pemanah akan menembakkan enam anak panah.

“Jadi di tiap nomor yang dipertandingkan, skor sempurnanya adalah 360,” ucap ketua pengawas klub Batam Archery Center (BAC) ini.

Nantinya, hanya ada empat pemanah saja yang akan tampil mewakili Kepri di ajang olahraga multievent empat tahunan itu.

8 Atlet panah Batam mengikuti seleksi atlet panah tingkat Kota Batam di lapangan Politeknik Batam, Sabtu (8/7). Seleksi ini dilakukan sebagai persiapan untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di Semarang, September mendatang. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos

“Senin depan (10/7) kita akan mengirimkan empat pemanah ini ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri untuk didaftarkan ke Popnas,” jelas Dedek.

Ia menjelaskan, saat ini di Kepri hanya pemanah-pemanah Batam saja yang kualitasnya bisa memenuhi standar nasional. Pasalnya di kota atau kabupaten lainnya seperti Bintan, Lingga, Tanjungpinang, Anambas, Natuna dan Karimun masih belum memiliki atlet panah yang berkualitas.

“Seharusnya, setelah tingkat Kota Batam bisa dilanjutkan di tingkat provinsi. Tapi karena kemampuan atlet-atlet panah di daerah lain itu masih dibawah atlet Batam, jadi seleksi tingkat Batam ini bisa juga dinamakan seleksi tingkat provinsi,” papar pria asal Medan ini.

Namun ia berharap kedepannya, daerah lain di Kepri bisa lebih mengembangkan atlet-atlet panah mereka sehingga persaingan di tingkat provinsi bisa lebih ketat.

“Daerah lain sedang membangun atlet-atlet panahnya. Dan itu harus kita dukung, karena dengan semakin banyaknya atlet panah berkualitas di Kepri, maka kita sanggup berbicara banyak di tingkat nasional,” pungkas Dedek. (cr16)

Respon Anda?

komentar