Kepri Miliki PPLP Sepakbola

ilustrasi

batampos.co.id – Atmosfer sepakbola Kepri semakin cerah. Setelah adanya klub sepakbola profesional pertama di Kepri, yakni 757 Kepri Jaya yang berlaga di Liga 2 Indonesia.

Kini Pemerintah Kepri melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri membuat sebuah terobosan baru dengan membentuk Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) sepakbola Kepri.

Dispora Kepri saat ini tengah bersemangat membangun fondasi untuk persepakbolaan Kepri guna mencetak pesepakbola muda di Kepri.

Hal itu dimulai dengan membentuk PPLP sepakbola Kepri U-15. Setelah sekian lamanya, sepakbola Kepri akhirnya mempunyai sebuah PPLP.

“PPLP sepakbola Kepri U-15 ini merupakan pertama kalinya terbentuk,” ujar Kepala Bidang Olahraga Dispora Kepri, Jasman kepada Batam Pos, Sabtu (8/7).

PPLP sepakbola Kepri U-15 ini terbentuk usai gelaran Piala Gubernur Kepri U-15 yang dilangsungkan di Karimun medio Mei kemarin.

Terdapat 18 pemain yang terpilih untuk mengikuti PPLP sepakbola ini. 18 pemain tersebut merupakan pemain-pemain pilihan yang telah dipantau oleh beberapa pelatih sepakbola Kepri saat mengikuti Piala Gubernur Kepri U-15 itu.

Ke-18 pemain pilihan itu berasal dari enam pemain asal Batam, Karimun (4 pemain), Bintan (2 pemain), Tanjungpinang (2 pemain), Lingga (3 pemain) dan Natuna menyumbangkan satu pemain.

Meskipun tim sepakbola Bintan yang menjadi juaranya dalam gelaran tersebut, namun penyumbang pemain terbanyak justru berasal dari Batam.

“Piala Gubernur diadakan bukan untuk mencari tim juara, tapi ingin melihat dan mencari pemain-pemain yang berbakat dan berkualitas. Meski tim Batam gagal juara, tapi secara individu dan tim mereka layak diperhitungkan,” kata Jasman.

Keenam pemain asal Batam yang berhasil masuk PPLP sepakbola Kepri U-15 itu adalah Fatur Adam Setiawan, Andi Ahmad Yani, Arifan, Ilham, Saluna dan Sandro.

Untuk program latihan sendiri akan dimulai awal Agustus mendatang. Dengan adanya PPLP sepakbola Kepri tersebut, ke-18 pemain itu akan menjalani pemusatan latihan di Karimun.

Tak hanya mendapat bekal berlatih sepakbola, urusan pendidikan juga sudah dijamin pemerintah.

“Semua anak-anak yang masuk PPLP, sekolahnya pindah ke Karimun dan sudah dijamin pemerintah,” imbuh Jasman.

Diharapkan dengan program itu pengelolaan dan pembinaan sepakbola Kepri bisa berjalan dengan baik, serta menghasilkan pesepakbola profesional yang bukan hanya merumput saja, tapi juga mampu menyelesaikan pendidikannya hingga tamat.

“Ini adalah proyek jangka panjang sepakbola Kepri, untuk saat ini kita belum ada agenda yang diikuti dalam waktu dekat, karena tim ini baru terbentuk,” paparnya.

Anak-anak PPLP sepakbola Kepri U-15 ini nantinya akan ditangani pelatih kepala Sapto Nugroho yang merupakan mantan pemain timnas Primavera yang seangkatan dengan Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Yulianto. (cr16)

Respon Anda?

komentar