Kemenpar mendukung perhelatan musik dengan tajuk “Samosir International Music” pada 12 Agustus 2017, mendatang.

Panggung megah bertaraf internasional dan tatanan lampu yang menawan, akan disiapkan di Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty mengatakan, upaya ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengembangan destinasi prioritas, salah satunya kawasan Danau Toba.

“Event ini merupakan rangkaian dari Horas Samosir Fiesta 2017. Samosir International Music menjadi salah satu event unggulan. Acara ini sekaligus upaya meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus) dan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Kabupaten Samosir yang tahun ini ditargetkan lebih dari 200 ribu wisatawan,” jelas Esthy.

Esthy mengungkapkan, kegiatan ini juga bagian mendukung program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia yang mentargetkan 15 juta kunjungan Wisman dan 265 juta pergerakan Wisnus. Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan, Samosir Music International merupakan konsep lanjutan kegiatan pada tahun 2014 yang lalu, yaitu Hermann Delago–Samosir Orchestra yang berhasil menarik minat 15 ribu pengunjung termasuk wisatawan mancanegara.

Rapidin juga menyebut, perhelatan kali ini digelar dengan menonjolkan keagungan musik dan lagu tradisional Batak yang dikemas dengan unsur asing. Event ini akan mengambil tema Wonderful Land Piece of Paradise, dengan menghadirkan Musisi Indonesia dan International.

“Samosir Music International sebagai cara untuk memperkenalkan kekayaan musik dan lagu Batak kepada dunia Internasional. Diharapkan acara ini mampu mempromosikan Kabupaten Samosir sebagai sasaran utama kunjungan wisatawan mancanegara khususnya Eropa,” ucapnya.

Pengunjung pasti akan dibuat happy di acara tersebut. Pasalnya, artis selevel Herman Delago, Nadien Beiler, Tongam Sirait, Alsant Nababan, Bernadeta Astari, Yosephine Madju, Jay Bano Band, Lisa Supadi serta Viki Sianipar.

“Para artis seperti Herman Delago akan menyanyikan beberapa lagu Batak di samping lagu ciptaan mereka sendiri. Performance mereka pasti akan menjadi daya tarik tersendiri untuk menghibur wisatawan yang datang ke Samosir,” tegasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berpendapat dengan banyaknya musisi internasional yang manggung di Danau Toba maka semakin berpeluang juga dunia mengenal Danau Toba. “Sambil secara paralel dikebut 3A-nya, Atraksi, Akses, Amenitas-nya di Danau Toba,” ungkap Arief Yahya.

Mantan Dirut Telekom itu mengatakan, event ini merupakan bagian dari cara memperkuat branding, agar orang mengenal Danau Toba dan Samosir. Juga untuk meningkatkan awareness branding Wonderful Indonesia, sekaligus bisa menarik wisman ke destinasi prioritas.

“Musik itu bahasa universal, hal itu juga yang menjadi cara untuk meningkatkan kunjungan wisman asal Malaysia. Selamat menikmati musiknya, nikmati alamnya, Salam Wonderful Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

Respon Anda?

komentar