PT PTP satu-satunya BUJP yang menerima penghargaan dari Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian pada HUT Bhayangkara ke-71 yang diterima Direktur Operasional PT PTP Ryan Istiyanto. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.co.id – Lapangan Engku Putri menjadi saksi sejarah emas bagi PT Putra Tidar Perkasa (PTP), Senin (10/7), yang bertepatan dengan perayaan HUT Bhayangkara ke-71 yang diperingati di tingkat Polda Kepri. Dalam rangkaian kegiatan peringatan tersebut, Polda Kepri menggelar Upacara yang dipimpin oleh Gubernur Kepri DR Nurdin Basirun, S.Sos. M.Si serta dihadiri oleh Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi serta beberapa tamu undangan dari kalangan militer dan sipil.

Iklan

Untuk barisan upacara, Polda Kepri menurunkan kekuatan yang besar selain pasukan upacara yang terdiri dari perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) Polda serta barisan polwan dan juga pasukan upacara dari Brimob, Pol Airut, Polantas, Sat Reskrim, Sabhara dan PNS Polda.

Juga berdiri dalam barisan upacara pasukan dari Satpam PT PTP, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Pramuka, Senkom dan Ormas yang ada di Kota Batam. Selain upacara, panitia juga menggelar peragaan melawan teror yang diperagakan oleh anggota Polda Kepri dengan memperlihatkan kemampuan menangani ancaman teror.

Pada kesempatan upacara HUT Bhayangkara ke-71, Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH memberikan penghargaan kepada Dwifung Wirajaya Saputra, Direktur Utama PT PTP yang diwakili oleh Ryan Istiyanto selaku Direktur Operasional.

Penghargaan ini diberikan kepada PT PTP sebagai satu-satunya Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang menerima penghargaan dalam HUT Bhayangkara ke-71 Polda Kepri atas peran aktif dalam sinergitas Polisional di bidang kemitraan antara Polisi dan masyarakat serta meningkatkan peran serta untuk memelihara Kamtibmas.

Ini merupakan bentuk apresiasi Polda Kepri atas keikutsertaan PT PTP dalam menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukum Polda Kepri. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas diberikannya penghargaan ini kepada kami, dan hal ini akan menjadikan PT PTP untuk terus menjaga serta memelihara keamanan dengan sebaik baiknya di lingkungan kerja pengamanan jajarannya,” tegas Dwifung.

Tidak kalah penting dalam rangkaian penyerahan penghargaan adalah peresmian Drum Band Satpam pertama di Indonesia yang dibentuk oleh PT PTP sejak Februari 2017 lalu. Drum Band yang diberi nama Chanka Putra Perkasa oleh Dwifung ini memiliki makna suara merdu dari putra yang perkasa.

Dalam kesempatan peringatan HUT Bhayangkara ke-71 di Lapangan Engku Putri, Kapolda Kepri berkenan meresmikan Drum Band Satpam ini. Dengan komposisi 38 orang yang terdiri dari 2 Penatarama, 10 Genderang, 6 Tenor, 3 Bass Drum, 6 Belyra dan 6 Terompet, Drum Band Chanka Putra Perkasa memukau perhatian undangan karena atribut yang mencolok dengan warna merah serta adanya hiasan macan yang dipakai oleh personel Tenor dan Bass Drum.

“Drum Band ini adalah manifestasi kebanggaan kami kepada profesi kami sekarang dan dengan ini diharapkan mengangkat harkat serta martabat Satpam,” ungkap Dwifung.

Rangkaian kegiatan peringatan tersebut diakhiri dengan dilaksanakannya defile pasukan upacara dan kendaraan taktis milik jajaran Polda Kepri. Dalam kesempatan ini, Drum Band Chanka Putra Perkasa mendapat kehormatan mengiringi defile pasukan yang diawali dengan vampare terompet dan lagu wajib untuk defile seperti Maju Tak Gentar, Garuda Pancasila dan Halo Halo Bandung.

Setelah upacara selesai, personel Drum Band ini menjadi incaran para pengunjung yang ikut menyaksikan defile untuk berfoto bersama. “Saya seneng bisa foto dengan yang bawa stick sama macannya mas, keren soalnya, Satpam bisa buat seperti ini,” ungkap salah satu pengunjung yang meminta berfoto dengan penatarama dan Macan Bass Drum. (iwa)