Bupati Serahkan Satu Unit Mini Traktor

 

 Bupati mencoba mini traktor sebelum menyerahkannya kepada pengurus Gapoktan Mega Buana Desa Teluk Radang, Rabu (12/7) lalu. F.Humas Pemkab Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id РBupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan satu unit mini traktor kepada Gapoktan Mega Buana di Desa Teluk Radang, Kundur Barat, Rabu (12/7) lalu. Bantuan dari pemerintah pusat ini diharapkan petani dapat mengolah lahan pertanian lebih tepat waktu, dan meningkatkan hasil pertanian.

“Saya berharap kepada petani agar dapat memanfaatkan bantuan mini traktor untuk mengolah lahan pertanian lebih tepat waktu, dan meningkatkan hasil pertanian. Sehingga kita dapat mencapai swasembada pangan,” kata Bupati Rafiq.

Selain itu, Bupati juga berharap petani dapat memanfaatkan mini traktor dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan kelompok. Terutama merawat bantuan alat mesin pertanian tersebut, supaya tidak rusak dan waktu penggunaan lebih panjang.

“Saya harap ada perawatan terhadap mesin pertanian, misalnya dicuci setelah dipakai, oli selalu dicek jangan sampai habis, supaya tidak cepat rusak, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang,” kata Rafiq.

Kondisi alam di Pulau Kundur cukup berpotensi untuk pengembangan produksi pangan. Namun minimnya sarana, dan prasarana membuat potensi tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Buktinya, pembukaan ladang yang sudah berusia 16 tahun, tapi belum mendapatkan hasil yang memuaskan. “Mudah-mudahan, dengan bantuan mini traktor dapat menjadikan lahan berpotensi menjadi lumbung pangan berbasis ekspor,” tegas Bupati.

Pengurus Gapoktan Mega Buana tidak dapat menyembunyikan kegembiraan dengan terealisasinya bantuan mini traktor tersebut. Selama ini, permasalahan yang dihadapi petani adalah ketergenangnya air yang mengakibatkan tanaman tidak berproduksi maksimal.

“Kami akan sangat terbantu dengan adanya mini traktor ini. Sebab, bisa memaksimalkan potensi pertanian di Pulau Kundur. Terutama untuk pengembangan ladang,” tegas Asura, Ketua Gapoktan Mega Buana seraya berjanji siap menjaga aset tersebut.

Pemerintah Kabupaten Karimun telah menyiapkan Pulau Kundur, Karimun, dan Buru, bakal dikembangkan sebagai kawasan pengembangan pangan berorientasi ekspor. Sekitar 500 hektare telah siapkan untuk lahan pertanian jagung, dan lahan bawang merah seluas 300 hektare dengan fokus menjadikan Kabupaten Karimun sebagai lumbung pangan berorientasi ekspor bagi wilayah perbatasan. (enl)

Respon Anda?

komentar