Puluhan Warga Datangi PT Saipem

Ratusan aparat kepolisian melakukan pengamanan saat puluhan warga dari Pangke Barat melakukan aksi demo damai di depan PT SIKB. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Puluhan warga yang mengatasnamakan Pemuda dari Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat kemarin (13/7) melakukan aksi demo ke PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB).

Mereka menuntut agar bisa dipekerjakan  di PT Seipam karena lokasi PT Saipem berada di Kawasan Pangke Barat.

“Sejumlah tenaga kerja yang ada di perusahaan tersebut yang berakhir masa kontraknya tidak diperpanjang lagi. Kita menduga pemutusan kerja yang dilakukan tidak sesuai dengan proses yang berlaku. Untuk itu, apa yang dilakukan pihaknya tidak lain untuk memperjuangkan nasib Pemuda Pangke Barat,” ujar Kordinatior Aksi, Izwan.

Tuntutan yang dibawapuluhan pemuda untuk PT Saipem agar memprioritaskan tenaga kerja dari Pangke Barat dan meninjau ulang terhadap jumlah tenaga kerja Pangke Barat yang bekerja di perusahaan. Mereka juga meminta pihak perusahaan mengambil kembali tenaga kerja yang telah di rumahkan untuk kembali bekerja di Saipem.

Menanggapi aksi unjuk rasa tersebut, Kepalam Disnaker kabupaten Karimun, Azmi Yuliansyah menyatakan, sampai saat ini kesepakatan antara perusahaan dan massa belum menemui titik temu.

”Dalam pertemuan antara perwakilan perusahaan para pemuda ada solusi yang ditawarkan. Yakni, mengalihkan tenaga kerja asli tempatan yang sebelumnya bekerja di PT SIKB ke perusahaan sub kontraktor. Tapi, para pemuda menolaknya,” paparnya.

Ditolaknya solusi dari para pemuda yang melakukan aksi demo, kata Azmi, perusahaan sudah angkat tangan untuk memenuhi tuntutan dari para pendemo yang ingin tetap bekerja di PT SIKB. Padahal, diketahui bersama PT SIKB melakukan pengurangan tenaga kerja dikarenakan proyek yang sudah berkurang. Namun dari massa pendemo menolak dengan sejumlah alasan. Salah satunya, tidak percaya jaminan yang diberikan perusahaan. Sebab, beberapa hal yang pernah dialami mereka. (san)

Respon Anda?

komentar