Pekerja menggesa pembangunan rusunawa milik BP Batam di Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (17/6). Pembangunan rusunawa ini sebanyak dua twin blok. Tinggal di rusun itu murah dan nyawan bagi yang belum memiliki rumah paslah tinggal di rusun. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Humas BP Batam Andi Antono menyebutkan, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) BP Batam di Tanjunguncang bisa dihuni mulai awal tahun 2018. “Semua fasilitas Rusunawa tahap persiapan. Target awal tahun depan sudah selesai,” ujar Andi, Kamis (13/7).

Andi mengatakan, rusunawa Tanjunguncang ini merupakan kejasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUR). Nanti ke depan ada dua twin blok dengan total kamar 224 unit.

“Mengenai anggaran masih disusun, karena murni dari kementerian PUR,” tuturnya.

Ia sendiri menuturkan belum mengetahui besaran biaya swa di rusunawa tersebut. Namun yang jelas, kehadiran rusunawa ini diperuntukan dan terbuka untuk para pekerja di Batam.

“Yang netapkan pengelola rusun. Kalau kita sampai saat ini belum tahu,” jelasnya.

Diketahui, Proyek pembangunan Rusunawa BP Batam Tanjunguncang, Batuaji masih terus berjalan. Pembangunan yang sudah berjalan sejak awal tahun itu, sudah mendirikan dua gedung pertama.

Pantauan di lapangan, dua gedung pertama yang sudah berdiri tegak tersebut merupakan bangunan gedung yang membelakangi jalan raya menuju kawasan Industri Galangan Kapal di Tanjunguncang. Dua gedung tersebut berderet sejajar dan masing-masing berlantai empat. Satu diantaranya belum memiliki atap. Sejumlah pekerja terlihat tengah bekerja di sisi bagian gedung tersebut.

Para pekerja di lapangan belum bisa memprediksikan kapan rusunawa tersebut akan rampung. Itu karena selain masih banyak gedung yang belum dikerjakan, kondisi cuaca yang sering hujan belakangan ini juga menghambat proses pengerjaan mereka.

“Belum bisa pastikan. Apalagi cuaca sekarang tidak menentu. Kalau hujan terhambat juga ini,” kata salah seorang pekerja disana. (rng)

Respon Anda?

komentar