Rusun Pemko Batam yang berada di belakang Top 100 Batuaji di Sagulung. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan tak ingin menertibkan rumah liar jika tak disertai solusi, bahkan ke depan pihaknya berencana membangun Rumah Susun Milik (Rusunami) dari lahan yang diberikan perusahaan pemilik lahan.

“Melalui Disperkintam (Dinas Perumahan Permukiman dan Pertamanan), kami sedang susun rencananya,” kata Rudi, Kamis (13/7).

Ia mengatakan, pihaknya meminta pengembang menyerahkan sekitar 20 persen dari total lahan yang telah dialokasikan Badan Pengusahaan (BP) Batam, untuk dibangun rencana tersebut.

“Gusur tak bisa begitu saja, solusi harus ada,” katanya.

Rencana ini juga disampaikan, Kepala Disperkintam Herman Rozie. Menurut Herman, ke depan selain pilihan membangun rusunami bukan tak mungkin dibangun rumah tapak. Apapun rencananya, pihkanya berencana memberlakukan DP 0 persen.

“Konsepnya ada, kami sedang persiapkan payung hukumnya juga,” ucapnya.

Ia menambahkan, hal pertama yang kini Pemko lakukan adalah mendata kepemilikan ruli di Batam, pendataan ini perlu dilakukan agar dapat diketahui warga yang benar-benar penghuni ruli, yang punya ruli lebih dari satu hingga warga yang mendirikan ruli untuk disewakan padahal punya rumah yang layak di luar ruli.

“Kami sedang data by name by address, satu orang satu rumah, bukan 10 ruli kalau punya 10 mau bisnis namanya,” ujarnya.

Menurutnya, sementara ini data yang dihimpun Disperkintam ada 32 ribu unit dari sembilan kecamatan yang ada di pulau Batam dari perkiraan sekitar 40an ribu ruli.

“Ruli-ruli ini didata dulu, Pak Wali ingin selesaikan masalah tanpa masalah,” pungkas Herman. (cr13)

Respon Anda?

komentar