batampos.co.id – Salah satu proses yang harus diikuti oleh 189 orang jemaah calon haji (JCH) tidak hanya mengikuti rangkaian manasik haji, tapi juga imunisasi. Seluruh JCH wajib imunisasi untuk menangkal atau terhindar dari penyakit yang dapat mengakibatkan kematian ketika berada di tanah suci Mekkah.

”Imunisasi berupa suntikan yang mengandung anti penyakit meningitis memang wajib untuk seluruh JCH. Artinya, diharapkan dengan telah diberikannya suntikan ini, kondisi tubuh para JCH dapat terhindar dari penyakit meningitis yang memang dapat menyebabkan kematian. Dan, proses penyuntikannya sendiri telah selesai hari ini (kemarin, red) secara bertahap dari masing-masing kecamatan,” ujar Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Afrizal, Jumat (14/7).

Selain itu, katanya, masih ada satu suntikan imunisasi lagi, tapi sifatnya tidak wajib. Yakni, imunisasi influenza. Artinya, jika ada JCH yang dalam kondisi yang lemah, maka bisa minta untuk disuntik dengan imunisasi ini. Sedangkan, jika merasa dalam kondisi yang stabil atau sehat, maka tidak perlu mendapatkan suntikan ini. Selain itu, dia menghimbau kepada seluruh JCH asal Kabupaten Karimun agar dapat menjaga kesehatan, karena pada Ahad (30/7) sudah berangkat ke Batam.

”JCH asal daerah kita memang menjadi kloter pertama untuk berangkat ke tanah suci Mekah. Dari Karimun ke Batam berangkat pada Ahad (30/7). Kemudian, jika tidak ada perubahan, maka Senin (31/7) pukul 01.10 WIB sudah berangkat ke Madinah. Kita mengingatkan kepada seluruh JCH, dengan waktu yang tidak lama lagi dihimbau untuk menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan. Kemudian, memperbanyak doa dan juga bertobat. Sehingga, dapat menjalankan ibadah dengan sempurna di tanah suci,” jelasnya. (san)

Respon Anda?

komentar