Bupati Juga Ikut Periksa Kesehatan Gratis

Bupati Karimun, Aunur Rafiq ikut memeriksakan kesehatan dan mendapatkan perawatan gratis dari dr Hengs yang juga pakar traditional chinese medicine (TCM) dari Singapura secara gratis. Foto: Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kodim 0317 Kabupaten Karimun, Lanal Tanjungbalai Karimun dan Polres Karimun bekerja sama dengan Yayasan Vihara Buddha Diepa mengadakan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis dengan menghadirkan relawan dari Singapura yang terdiri dari dokter dan pakar traditional chinese medicine (TCM). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (15/7) dan Ahad (16/7) di aula vihara diserbu ratusan warga.

”Saya dari pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan bhakti sosial dalam bentuk pengobatan gratis. Apalagi, pengobatan ini ada dua bentuk. Yakni, pengobatan tardisional yang ditangani oleh pakar TCM dan juga ada dokternya. Kita berharap hal seperti dapat terus dilakukan oleh yayasan sosial lainnya. Karena, sudah jelas dapat memberikan bantuan kepada masyarakat,” ujar Aunur Rafiq.

Ketua Yayasan Vihara Buddha Diepa, Liang Piu secara terpisah menyebutkan, ini sebagai bentuk bhakti pihaknya kepada seluruh masyarakat yang ada di Karimun. ”Terlebih lagi kegiatan tidak akan dapat terlaksana tanpa adanya jalinan kerja sama dari pihak Kodim, Lanal, Polres dan pemerintah daerah. Ini merupakan salah satu sumbangsih kita untuk masyarakat. Dengan kata lain, mengabdi untuk sesama anak bangsa,” jelasnya.

Ketua Relawan Yun Teck Sian Tang Tong Sin Sia Singapura, Tan Kim Huat menyatakan, dipilihnya Tanjungbalai sebagai tempat untuk pelaksanaan pengobatan gratis, karena bubungan persahabatan antara pihaknya dengan yayasan. ”Untuk pengobatan gratis kita di Tanjungbalai kita membawa 20 orang pakar TCM yang sudah berpengalaman dan sekaligus dokter. Untuk pakar TCM terdiri dari ahli akupungtur dan juga ahli pijat. Selain itu, juga akan diberikan obat-obatan secara gratis,” paparnya.

Pantauan Batam Pos, ratusan warga antri untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan di aula vihara. Bahkan, pada hari pertama pendaftaran langsung penuh untuk pengobatan hari kedua. Sebagian besar warga memililih pengobatan akupungtur dan pijat. (san)

Respon Anda?

komentar