batampos.co.id – Dua jemaah calon haji (JCH) asal Kota Batam dilaporkan masih dalam kondisi sakit. Kepala Seksi Pendaftaran Dokumen Haji dan Sistem Informasi Haji Kemenag Kepri, Alikek menyebutkan, dua JCH tersebut masih dalam kondisi dirawat. Sehingga belum dapat dipastikan keberangkatan keduanya pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Laporan terakhir yang kami terima keduanya masih dirawat di rumah sakit. Satu umurnya di atas 70 tahun, satu lagi di atas 40 tahun,” kata Alikek, kemarin.

Bagaimana pun, sambung Alikek, kesehatan para JCH adalah prioritas. Menjaga kualitas makan dan kebugaran tubuh adalah sesuatu yang harus dilakukan sejak hari ini hingga keberangkatan perdana Embarkasi Batam pada 28 Juli mendatang. Apalagi mengingat juga bahwasanya suhu di Arab Saudi cukup ekstrem. Laporan yang diterima Panitia Pelaksanaan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, diperkirakan suhu kota Mekkah mencapai 40 derajat.

“Belum lagi pemondokan yang cukup jauh, antara 800 meter hingga dua kilometer,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor wilayah (Kanwil) Kemenag Kepri Marwin Jamal menyampaikan, daftar kuota jemaah haji asal provinsi Kepri tahun 2017 ini menjadi 1.295 atau lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 788 orang.

“Kuota nasional bertambah 10 ribu, jadi Kepri mendapat jatah tambahan 303 orang, lalu ditambah porsi normal 983 orang, ditambah 9 petugas jadi jumlah keseluruhan 1.295 orang,” jelas Marwin.

Lebih lanjut, Marwin menjelaskan untuk jemaah calon haji Embarkasi Batam tahun 2017 yang terdiri dari Provinsi Kepri, Riau, Jambi serta Kalimantan Barat memiliki rincian kuota haji yang berbeda-beda.

Seperti Provinsi Riau 5.064 orang, Provinsi Jambi 2.919 orang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) 2.527 orang serta Provinsi Kepri 1.286 orang dengan rincian jumlah keseluruhan 11.726 ditambah Petugas Haji Daerah (TPHD) 11.805 orang. (aya)

Respon Anda?

komentar