Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat membahas rencana pembangunan Kepri bersama OPD, Senin (17/7) di Istana Kota Piring Dompak. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Kurun waktu dua tahun, Pemprov KepriĀ akan membangun 29 sekolah baru untuk SMA dan SMK. Sekolah-sekolah itu akan dibangun pada tahun anggaran 2017 dan 2018. Batam menjadi salah satu prioritas sekolah baru berbanding dengan jumlah kebutuhan.

“Tahun ini sembilan sekolah kita bangun,” kata Nurdin usai memimpin rapat terbatas di Ruang Kerja Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Senin (17/7) pagi.

Tampak pada rapat terbatas itu Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Kepala Bappelitbang Naharuddin, Kepala Dinas PU Abu Bakar, Kepala Dinas Pendidikan Arifin Nasir, Kepala Biro Unit Layanan Pengadaan Misbardi dan Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi.

Nurdin memang memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk membangun ruangan belajar tingkat SLTA. Hal ini untuk kekurangan ruang belajar untuk SLTA seluruh Kepri.

Nurdin menyebutkan, sejak Sekolah Lanjutan Tingkatan Atas diserahkan ke provinsi, dia ingin pembangunan sekolah baru langsung lengkap. Sekolah-sekolah yang dibangun itu haru ada laboratorium dan sarana prasarana olahraga dan musholla.

“Guru-guru juga harus sudah tersedia. Harus ada tenaga pengajarnya yang berkualitas,” kata Nurdin.

Nurdin sendiri ikut memantau proses penerimaan siswa baru. Tampak beberapa daerah seperti kekurangan daya tampung. Terutama untuk sekolah negeri.

Nurdin berpesan kepada sejumlah orang tua untuk bisa memasukkan anak-anaknya ke sekolah swasta. Karena, banyak sekolah swasta di Kepri sangat bagus pendidikannya. Tentang sekolah baru, Batam memang menjadi prioritas. Apalagi di sini anak usia sekolah cukup banyak.

Selain sektor pendidikan, Nurdin juga mengevaluasi kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum. Terutama program pembangunan infrastruktur.

Nurdin juga memastikan sejumlah kegiatan yang belum dilakukan pelelangannya. Yang belum lelang, untuk disegerakan.

Karena, kata Nurdin, sejumlah pekerjaan bisa ikut memperkerjakan banyak orang. Hal ini juga mampu menggerakkan perekonomia masyarakat. Pada pertemuan itu Nurdin cukup detil memperhatikan pekerjaan-pekerjaan di berbagi daerah, seperti di Lingga, Natuna dan Anambas.

Sebelum menggelar rapat terbatas, Nurdin memimpin apel pagi. Nurdin memastikan disiplin pegawai Kepri cukup baik. Bagi Nurdin disiplin yang baik akan membuat semua pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.

Nurdin juga ingin memastikan Kepala OPD hadir di kantor setiap hari pertama kerja. Malah beberapa yang sedang ke luar daerah tanpa seiizin Gubernur diminta kembali ke Kepri. (bni)

Respon Anda?

komentar