Orang Terakhir yang Melakukan Aksi Ini Tewas

Ilusionis Indonesia, Demian Aditya, 36, kembali beraksi di ajang America’s Got Talent (AGT) 2017. Sama, ia menampilkan aksi berbahaya dan menegangkan!

Dalam tayangan yang disiarkan pada Selasa malam waktu setempat atau kemarin pagi (19/7), Demian melakukan trik yang sangat mendebarkan. Yakni, dikubur di dalam tanah.

’’Orang terakhir yang melakukan aksi ini tewas,’’ jelas Demian.

Pernyataannya disambut heboh oleh kelima juri: Howie Mandel, Simon Cowell, Mel B., Heidi Klum, dan Chris Hardwick. ’’Tunggu, kamu lihat orang membunuh dirinya sendiri dengan cara itu dan kamu ingin menirunya di AGT?’’ tegas Mandel. ’’Enggak, aku mau jadi orang yang sukses melakukannya,’’ jawab Demian yang saat itu mengenakan pakaian serbahitam seperti biasa.

Pada babak sebelumnya, Demian mengubur diri di dalam boks kaca dan berpacu dalam waktu kurang dari dua menit untuk meloloskan diri dari tertimpa pasir seberat 900 pounds (400 kg). Kali ini dia dikubur di bawah tanah betulan. Badannya dirantai dan tangannya diborgol. Waktunya hanya 90 detik sebelum seluruh pasir menutupinya.

Aksi itu membuat syuting dipindahkan ke luar studio. Sebuah lubang persegi berukuran sekitar 2 x 2 meter disiapkan. Dalamnya sekitar 3 meter. Kelima juri duduk di pinggir lubang, siap mengamati aksi Demian.

’’Ada yang harus kami lakukan nggak kalau ada hal-hal yang terjadi setelah 1,5 menit itu?’’ tanya Simon. Demian menyatakan telah menyiapkan kamera kecil di dalam lubang agar pergerakannya terpantau. Jika dalam 90 detik dia tidak keluar dari lubang, ’’Ambulans akan datang,’’ sahut Mel B.

Sebelumnya, Simon kembali bertanya apakah Demian yakin melakukan aksi tersebut. Ilusionis asal Tegal, Jawa Tengah, itu menjawab positif. Namun, sang istri, Sara Wijayanto, yang ketakutan. Dia tampak lebih histeris daripada aksi pertama Demian. Host Tyra Banks berusaha menenangkan dia. ’’Aku saja yang bukan istrinya takut,’’ kata Tyra.

Demian lantas menghampiri Sara, memberinya pelukan, lalu meminta jepitan rambut Sara.

’’Ini akan membantu menyelamatkanku,’’ ucapnya.

’’Saat itu saya bilang, ’Jangan panik. Semua akan baik-baik saja. Percaya kepada saya’,’’ ujar Demian yang dihubungi Jawa Pos kemarin.

Pelan-pelan Demian masuk ke lubang dengan tangga lipat. Seorang kru mengalungkan rantai pada badannya dan memborgol kedua tangannya. Dia berbaring di dalam kotak kayu, lalu badannya ditutup papan. Kru mulai memasukkan tanah dan pasir ke lubang. Dari layar monitor di pinggir lubang, penonton bisa melihat Demian lewat kameranya tadi.

Tiba-tiba, ketika waktu menyisakan 34 detik, kamera mati. Layar mati. Kepanikan terjadi. Penonton dan juri ketakutan. Simon sampai berdiri dari kursinya untuk menengok apa yang terjadi di dalam lubang. Waktu habis. Tidak ada tanda-tanda Demian muncul. Sara histeris dan berlari menghampiri lubang. ’’Keluarkan dia! Keluarkan dia!’’ teriak Sara.

Simon langsung menginstruksikan kru untuk membongkar kembali lubang. Tiba-tiba, salah seorang kru berteriak,

’’Guys!’’ Itulah Demian! Semua shocked. Sara langsung memukul suaminya.

Sementara itu, Simon yang terkenal irit nilai langsung tersenyum lega dan memberikan aplaus.

’’Rasanya, aku ingin membunuhmu. Kamu masalah besar,’’ tutur Simon, lalu tersenyum.

Setelah membuat hal yang lebih menegangkan, serta istrinya dan para juri merinding, Demian merasa berhasil. Apalagi, Simon memberikan komentar positif.

’’Di setiap permainan, saya memang ingin mendapatkan ekspresi dari penonton. Entah itu ekspresi takut, mendebarkan, apa pun itu. Khususnya saya ingin melakukan itu kepada Simon karena dia juri yang paling sulit. Membuat Simon berekspresi itu goal-ku,’’ ucap Demian, lantas tertawa.

Video aksi Demian di channel resmi YouTube AGT menjadi trending nomor 1. Banyak pujian yang mengalir kepadanya. Namun, tetap saja ada satu dua suara yang nyinyir. Bahkan, ada yang norak menuliskan rahasia trik Demian di kolom komentar. Demian pun memilih untuk tidak menghiraukan.

’’Aku jujur belum lihat komentar di YouTube. Baru lihat yang Instagram saja. So far positif ya,’’ ungkapnya. ’’Sekarang sih aku mau fokus ke yang support aja daripada yang bully. Di sini posisinya aku mau jadi yang terbaik aja, minimal buat diriku sendiri. Nggak peduli orang mau bilang apa. Selama mereka nggak bisa melakukan apa yang aku lakukan, nggak masalah,’’ tegasnya. (*)

Respon Anda?

komentar