Ira, guru SDN 008 Batuaji saat proses belajar mengajar. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Disdik Batam Muslim Bidin menyebutkan pihaknya setidaknya butuh 15 tenaga baru untuk mengisi satu sekolah baru yang akan dibangun Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Satu sekolah setidaknya 12 guru bidang studi, tiga sampai empat tenaga administrasi,” kata Muslim, Kamis (20/7) pagi.

Jika dikaitkan dengan rencana Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang ingin menambah enam sekolah setiap tahun, dengan rincian tiga sekolah dasar dan tiga sekolah menengah pertama, setidaknya butuh 96 tenaga baru, dengan rincian 72 guru dan 24 tenaga administrasi.

Muslim berpendapat, sebaiknya perlu rekruitmen tenaga baru, agar penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan dengan efektif. Jika merujuk pada tenaga yang ada, ia menilai tidak akan efektif karena telah memiliki tugas masing-masing. Khusus guru kini Batam memiliki guru honorer sebanyak 1.983 orang sedangkan PNS sebanyak 2.540-an orang.

“Seharusnya ada rekrut. Baiknya PNS sih supaya tak membebani APBD, PNS inikan tergantung pusat,” ucapnya.

Menurut Muslim, rencana pemerintah menambah sejumlah sekolah adalah salah satu cara untuk menyelesaiakn persoalan daya tampung di Batam. Bahkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 ini, pihaknya berencana mengajukan pembangunan enam sekolah yang dimaksud.

“Kalau ini terealisasi, selesai permasalahan daya tampung di Batam ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, ia mengatakan dari sisi dana satu sekolah yang rencanaya dibangun tiga tingkat butuh dana pembangunan sekitar Rp 5 miliar.

Persoalan daya tampung juga diyakini akan tuntas jika masyarakat dapat menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. “Sebagian ke swasta juga, selesai masalahnya (daya tampung),” tambahnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar