Abhishek Prasad saat operasi. (BBC)

Seorang pasien dioperasi dalam kondisi sadar. Hmmm… sudah biasa.

Kali ini kisah seoarang musisi India bermain gitar di ruang operasi.

Apa istimewanya? Istimewa banget.

Pasalnya, dia bermain gitar saat dokter melakukan operasi otak demi menyembuhkan otot jari-jarinya.

Abhishek Prasad tidak sembarang gejreng-gejreng. Dia akan diminta bermain saat dokter ”membakar” sirkuit di otaknya demi menyembuhkan sindrom dystonia musisi. Sindrom itu mengakibatkan nyeri otot, otot tertarik, serta gerakan dan postur yang tidak normal pada tubuh.

”Saat pembakaran keenam, jari-jari saya lega. Rasanya terbuka semua. Saya sehat kembali di atas meja operasi itu,” kata Prasad setelah dokter melepaskan jahitannya pada Kamis atau sepekan setelah operasi berlangsung di Bangalore, India.

Dystonia menyebabkan Prasad tidak bisa menggerakan jari tengah, manis, dan kelingking tangan kirinya saat bermain gitar.

”Awalnya saya pikir ini hanya kekakuan otot karena kebanyakan latihan. Saya beristirahat dan mencoba lagi. Tetapi tidak ada hasilnya. Jari-jari saya tidak mau bergerak. Dokter mengatakan otot saya sedang lelah dan saya diberikan beragam obat. Tetapi tidak berhasil,” sambungnya.

Setelah operasi usai dia bisa bermain gitar normal kembali.

”Saya disarankan untuk operasi otak. Tetapi saya takut. Namun dokter saya Sharan Srinivasan, meyakinkan saya,” katanya. Dan, musisi itu hapal benar apa yang terjadi di ruang operasi.

Dikisahkan Prasad, para dokter melubangi kepalanya sebelum melakukan scan MRI.

”Saya merasa seperti generator saat operasi. Tetapi tidak ada rasa sakit.” Dokter Srinivasan menjelaskan kalau pasien tidak merasakan sakit karena ada bius lokal.

”Pasien sadar penuh ketika saya melubangi kepalanya. Hasil operasi itu langsung terlihat karena jari-jari pasien kemudian berfungsi dengan normal saat bermain gitar,” ujarnya.(tia/jpk/JPC)

Respon Anda?

komentar