Kepri Tidak Berhasil Pertahankan Medali Emas pada Kejurnas Sepak Takraw PPLP

Tim sepak takraw PPLP Kepri gagal mempertahankan medali emas di nomor double putra dalam Kejurnas PPLP 2017 di Makassar. F. Dokumentasi tim sepak takraw PPLP Kepri untuk Batam Pos

batampos.co.id –  Tim sepak takraw Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kepri gagal mempertahankan medali emas di nomor double putra dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepak takraw yang diselenggarakan di Makassar, 18-22 Juli 2017.

Langkah tim sepak takraw PPLP Kepri terhenti di babak 16 besar setelah ditumbangkan tim sepak takraw PPLP Sulawesi Tenggara dengan skor 2-0.

Sebelumnya, di nomor beregu putra, anak didik Mulheri ini juga langsung kandas di babak penyisihan.

Mereka kalah bersaing dengan tim sepak takraw PPLP Riau dan Sumatera Selatan setelah ditumbangkan dengan skor identik 2-1.

Pencapaian ini memupus harapan 11 atlet-atlet sepak takraw PPLP Kepri ini untuk mempertahankan medali emas di nomor double putra yang mereka raih di tahun 2016 lalu di Semarang.

“Kita gagal total tahun ini,” ujar pelatih tim sepak takraw PPLP Kepri, Mulheri kepada Batam Pos, Sabtu (22/7).

Menurutnya, ketidakhadiran pemain pilarnya, Muhammad Fitrah ke dalam timnya sangat berpengaruh terhadap performa timnya.

“Permainan kita tidak berjalan dengan baik. Sementara itu, kemampuan pemain lainnya belum bisa menutup lubang yang ditinggalkan Fitrah,” kata Mulheri.

Perlu diketahui, Muhammad Fitrah dipanggil Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memperkuat tim nasional sepak takraw di ajang Asean School Games (ASG) 2017 di Singapura.

Prestasi gemilang Muhammad Fitrah yang berhasil mengantarkan tim sepak takraw PPLP Kepri meraih medali emas di nomor double putra dalam Kejurnas PPLP 2016 di Semarang lalu membuat Kemenpora langsung tertarik untuk memanggilnya memperkuat timnas.

Padahal sebelumnya, tim sepak takraw PPLP Kepri tidak diperhitungkan dalam setiap event Kejurnas.

Meski Kepri tidak mampu mempertahankan medali emasnya, Kepri patutnya berbangga. Pasalnya, tak hanya berprestasi di tingkat nasional, baru-baru ini, Muhammad Fitrah mampu berkontribusi serta berhasil mengantarkan timnas sepak takraw Indonesia menorehkan dua medali perak di nomor double putra dan beregu dalam ASG 2017 Singapura.

“Kita sangat bangga, salah satu pemain kita mampu berprestasi di ajang internasional mewakili Indonesia,” tutur Mulheri.

Tak ingin kejadian serupa terjadi di Kejurnas tahun berikutnya, pihak tim pelatih sepak takraw PPLP Kepri langsung bergerak untuk segera mencari bibit-bibit atlet sepak takraw potensial di Kepri.

“Kita ingin mencetak atlet-atlet lain yang berkualitas. Tentunya kita tidak boleh bergantung kepada salah satu pemain saja, kita mau adanya Fitrah-Fitrah yang lainnya,” tutup Mulheri. (cr16)

Respon Anda?

komentar