Perwakilan LMI Wira menjenguk sekaligus menyerahkan bantuan kepada santriwati yang keracunan di RSBT. F.ist

batampos.co.id – Kasus keracunan yang menimpa ratusan santri pondok pesantren Hidayatullah, mengundang keprihatinan semua pihak. Tidak terkecuali, Lembaga Menajemen Infak (LMI) Karimun yang menjenguk santri yang masih dirawat di RS Bakti Timah, Selasa (25/7) kemarin.

LMI Karimun yang diwakili Wira Rikho Sandhi memberikan bantuan berupa susu encer. Bantuan itu diharapkan mampu membantu memulihkan kesehatan, dan stamina para santri yang terkena musibah keracunan.

“Sesuai visi misi LMI yang selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat, kami mempunyai tanggungjawab moral untuk membantu dan peduli atas musibah yang terjadi pada adik-adik santri pesantren Hidayatullah,” ungkap Koordinator LMI Karimun Wira disela memberikan bantuan.

Atas kejadian yang menimpa ratusan santri Hidayatullah, Wira berharap semua dapat mengambil hikmahnya. Semoga para santri bisa segera pulih kembali dan beraktivitas seperti biasa.

Sementara Ustadz Sahrin yang mendampingi LMI, memaparkan kerjadian menimpa sekitar 130 santri, dan pengajar. Setelah mendapat perawatan di RSUD Muhammad Sani, dan RS Bakti Timah, sebagian santri sudah dinyatakan sehat, dan diperbolehkan pulang. Sisanya, masih menjalani rawat inap.

Salah seorang guru Ponpes Hidayatullah Indragunawan mengaku, masih ada santri yang dirawat di RSBT. “Kalau di RSBT masih ada dalam perawatan dokter. Kalau sudah lumayan sehat, bisa kembali ke pondok,” jelasnya. (enl)

Respon Anda?

komentar