Gubernur Kepri Nurdin Basirun berbincang-bincang dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, saat rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2017, Kamis (27/7) di Sahid Jaya Hotel, Jakarta. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Nurdin Basirun berharap regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat dapat semakin meningkatkan perekonomian Kepri. Karena regulasi yang tak pasti dan tetap membiarkan tumpang tindih kewenangan urusan akan menganggu investasi.

“Regulasi pusat apa saja yang membuat Kepri semakin berkembang?” tanya Nurdin saat menghadiri Sarasehan Nasional di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (26/7) malam. Sarasehan ini disejalankan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2017 yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Kamis (27/7) pagi di Sahid Jaya Hotel, Jakarta.

Saat sarasehan itu, tampil sebagai panelis Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, dan Gubernur BI Agus Martowardojo. Pada sarasehan demgan tema Mendorong Inovasi Strategi Kebijakan Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang Inklisif dan Mengendalikan Inflasi Daerah hadir juga Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah dan Kepala BI Kepri Gusti Raizal.

Nurdin memaparkan keunggulan berbagai sektor di Kepri, maritim, pariwisata dan padatnya jalur perdagangan di laut Kepri. Belum lagi tiap daerah memiliki keunggulan masing-masing.

Karena itu, Gubernur Nurdin minta regulasi-regulasi yang membuat Kepri semakin berkembang. Dalam berbagai kesempatan Nurdin juga menyampaikannya kepada Presiden Jokowi, termasuk dalam Rapat Terbatas tentang Kepri.

Nurdin paham betul jika Presiden Jokowi menyebutkan pentingnya masuk investasi di tiap daerah. Malah dalam Rakernas Pengendalian Inflasi Presiden Jokowi menekankan hal tersebut.

Kata Nurdin, pada kesempatan itu Presiden Jokowi minta agar daerah untuk membuka ruang investasi sebesar-besarnya. Karena itu, Nurdin dalam berbagai kesempatan selalu berpesan agar tiap investasi yang mau masuk dipermudah perizinannya.

Jokowi juga menyampaikan, kata Nurdin, tak mungkin mendongkrak pertumbuhan ekonomi dari loncatan APBD. Investasi tetap menjadi kunci.

“Pak Jokowi mengingatkan agar urusan perizinan itu betul-betul diperbaiki total. ?Waktu pengurusan perizinan harus lebih cepat,” kata mantan Bupati Karimun dua periode ini.

Nurdin juga menyampaikan agar pihak-pihak terkait di daerah untuk terus menekan inflasi ke tingkat yang rendah. Demikian juga dengan pertumbuhan ekonomi yang harus terus dijaga. “Keinginan Kepri sama seperti yang disampaikan Pak Jokowi, yaitu terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi serendah-rendahnya,” kata Nurdin. (bni)

Respon Anda?

komentar