batampos.co.id – Satu-satunya pemanah putri Batam yang lolos ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 mendapat modal positif dengan sukses meraih medali emas dalam ajang National Day Archery Tournament di Singapura yang berlangsung Minggu (30/7).

Dialah Ananda Nurul Maulita yang mampu membuktikan kemampuan dan kualitasnya.

“Saya senang Nurul bisa juara di Singapura. Mengingat dia merupakan salah satu pemanah yang akan turun di Popnas pada September nanti di Semarang. Ini bisa jadi modal positif,” ujar Ketua Persatuan Panah Indonesia (Perpani) Batam, Dedek Herman Siregar kepada Batam Pos, Senin (31/7).

Nurul yang masih berusia 14 tahun diturunkan ke kategori U-18 di kelas Indoor International 18 meter berhasil meraih medali emas.

Perpani Batam sendiri mengirimkan dua atlet panahnya dalam ajang tersebut. Selain Nurul, salah satu atlet andalan Batam di Popnas nanti, Sadad Faishal Faiz juga diturunkan.

Namun sayang, Faiz yang berusia 15 tahun diturunkan di kategori U-22 di kelas Indoor International 18 meter gagal mendapatkan medali.

“Saya sengaja menurunkan Faiz di kategori U-22. Ini untuk melihat kemampuan dia melawan pemanah-pemanah yang usianya jauh diatasnya,” kata Dedek.

Meski begitu, Dedek tetap bangga dengan perjuangan kedua atletnya tersebut. Terlebih kepada Nurul yang dinilainya masih memiliki jam terbang yang sedikit jika dibandingkan rekannya, Faiz namun sudah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan.

“Kita ingin dorong terus Nurul agar kemampuannya bisa mendekati Faiz dengan banyak mengikutsertakan dia ke berbagai turnamen sebelum terjun ke Popnas,” imbuh Ketua pengawas Batam Archery Center (BAC) ini.

Selain Nurul dan Faiz, masih terdapat dua atlet panah Batam yang mengikuti Popnas mendatang, yakni Muhammad Farhan dan Athallah Raka.

“Kita akan terus genjot mereka berempat agar bisa sukses di Popnas nanti, baik di kategori individu maupun tim,” tutup Dedek. (cr16)

Respon Anda?

komentar