batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, pihaknya tak ingin terburu-buru menyelidiki kasus perusakan hingga pembakaran alat berat milik PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ).

“Kami sangat berhati-hati menyelidiki kasus pembakaran alat berat di KJJi,” ujar Irjen Pol Sam Budigusdian, Minggu (31/7).

Sebab, kasus pembakaran tersebut tidak dilakukan hanya satu atau dua orang, melainkan dilakukan oleh sekelompok massa. Sehingga untuk penetapan tersangka atau pelakunya, memerlukan bukti yang lengkap.

Meskipun demikian, Sam mengatakan pihak kepolisian tetap ingin mencarikan solusi atas permasalahan yang terjadi antara PT KJJ dengan masyarakat Jemaja, Anambas.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Lutfi Martadian menambahkan, sudah memeriksa sebanyak 33 orang saksi atas kasus tersebut. Walau sudah memeriksa puluhan orang, Lutfi mengatakan masih belum ada penetapan tersangka.

“Alat bukti yang kami periksa seperti alat berat dan dokumen-dokumen yang ada,” ujar Lutfi. (ska)

Respon Anda?

komentar