ilustrasi pembangunan gedung sekolah F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id –  Dinas Pendidikan Kota Batam berencana membangun enam sekolah tahun 2018 mendatang. Pembangunan sekolah ini akan memprioritaskan sekolah yang selama ini menumpang ke sekolah lain.

“Besarnya tuntutan orangtua membuat kita harus membuka sekolah meskipun gedungnya belum ada,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Senin (31/7).

Dia mengakui istilah sekolah numpang ini sebenarnya membuat siswa tidak nyaman selama belajar. Mereka siswa sekolah yang numpang harus rela berbagi dengan “pemilik” sekolah aslinya.

“Nah ini yang membuat tidak nyaman,” sebut Muslim.

Untuk itu, rencana pembangunan enam sekolah yang tahun 2018 akan memprioritaskan pembangunan sekolah yang menumpang belajar di sekolah lain. Seperti pembangunan SMPN 56 Batam di Tibanlama, dimana selama ini siswa belajar menggunakan ruang serbaguna kantor kelurahan Tibanlama, begitu juga sekolah yang berada di Kelurahan Patamlestasri.

“Tahun depan ini dua SMPN yang akan kita bangun, kita sudah dapat laporan dari warga lahannya sudah ok, jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda pembangunan gedung sekolah,” terang mantan Kepala Sekolah SMKN 1 Batam ini.

Muslim menegaskan, pembangunan sekolah akan dilakukan di lahan yang sudah legal, hal ini untuk menghindari munculnya permasalahan di kemudian hari.

Mengenai SDN 008 Batuaji yang siswanya masih menumpang di gedung sekolah SDN 002 Batuaji, menurutnya jika lahan sudah diserahkan dan tidak ada masalah, pihaknya bisa mengusulkan pembangunan sekolah di lokasi tersebut, karena melihat kebutuhan yanh mendesak, siswa di sana sangat membutuhkan pembangunan sekolah tersebut.

“Jika lahannya sudah ok kita bangun, nah ini tergantung dari pihak kecamatan memperjuangkan lahan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Kota Batam, Hernowo mengatakan hingga saat ini hanya ada dua sekolah tingkat menengah yang masih menumpang ke sekolah lain yaitu SMPN 57 Batam numpang di SDN 003, dan SMPN 56 Batam belajar menggunakan ruang serba guna Kelurahan Tibanlama.

“Dua saja, dan tahun depan kita sudah mulai pembangunan gedung sekolah, jadi tahun depan mereka sudah tidak numpang lagi,”sebutnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta Dinas Pendidikan untuk memprioritaskan pembangunan sekolah tahun 2018. Pembangunan sekolah ini guna menampung jumlah peserta didik yang selalu membludak ke sekolah negeri. (cr17)

Respon Anda?

komentar