Nasrul Amri Latif

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Hatanto Reksodipoetro, resmi mengangkat Staf Ahli Deputi III, Nasrul Amri Latif sebagai Kepala Kantor Pelabuhan (Kakanpel) BP Batam, Senin (31/7). Nasrul diberi kewenangan luas menangani seluruh pelabuhan utama di Batam.

“Kita akan pilah dulu persoalan-persoalan apa yang harus dibenahi,” jelasnya, kemarin.

Pengangkatan Nasrul juga menandai lepasnya Kanpel BP Batam dari Kementerian Perhubungan.

“Teman-teman dari perhubungan urusi syahbandar, sedangkan kami sisanya,” ujar Nasrul.

Ia tidak bisa mengatakan secara spesifik target pertama apa yang ingin dia capai. Namun dari pemberitaan selama ini, prioritas target tetap pembenahan Pelabuhan Batuampar, penyelesaian pelabuhan Telagapunggur, dan pelabuhan Sekupang.

“Kami akan usahakan lebih cepat selesai,” ungkapnya.

Namun pengangkatan Kakanpel BP Batam baru ini kurang disetujui oleh kalangan pengusaha pelayaran.

“Menurut saya, ini akan menciptakan dualisme baru karena ada dua Kakanpel di Batam,” ujar Osman Hasyim, sekretaris II Indonesia National Shipowners Associaton (INSA) Batam.

Salah satunya adalah Kakanpel dari Kementerian Perhubungan yang dijabat oleh Bambang dan berkantor di Sekupang.

“Makanya dari dulu kami mendorong BP Batam supaya meminta legitimasi pengelolaan pelabuhan secara penuh dari Kemenhub,” terangnya.

Ia meminta agar pemerintah pusat lebih memikirkan Batam. Karena dualisme yang terjadi di pelabuhan akan menimbulkan ketidakpastian hukum yang nyata bagi investor.(leo)

Respon Anda?

komentar