ilustrasi

batampos.co.id – Area kewanitaan merupakan organ paling vital dengan kondisi yang lembab. Jika tidak bersih, maka infeksi jamur dan keputihan bisa datang kapan saja.

Trainer di VZ Skin Care di Depok II Tengah, Novie Dytha menyarankan, sebaiknya celana dalam atau underwear yang dipilih yakni berbahan katun. Para perempuan sebaiknya menghindari bahan renda karena sulit menyerap keringat.

“Bagi perempuan yang suka memakai celana dalam berbahan renda di keseluruhan bagian, sebaiknya hindari. Karena tidak menyerap keringat, akhirnya bakteri, gatal dan keputihan,” katanya.

Cara lainnya tentu jangan memakai celana denim (jeans) ketat. Sehingga bagian miss v tertekan dan sulit mendapatkan udara. Selain itu, kata dia, jangan langsung menggunakan celana dalam ketika area miss v belum kering usai buang air.

“Jangan langsung pakai celana, keringkan dulu. Saran saya, sebaiknya dengan lap atau handuk kering. Lap atau handuk kering bisa digunakan di berbagai sisi lipatan usai buang air kecil beberapa kali, kemudian cuci bersih,” katanya.

Jika memang sudah mengalami keputihan, maka langkah yang tepat adalah dengan melakukan V-Spa. Selain diberikan antiseptik dan antibiotik, V-Spa juga dapat membuat area kewanitaan harum dan bersih.

“Bedanya V-Spa dengan ratus, kalau V-Spa itu pakai medis. Sedangkan ratus itu dibakar dan di uap. Tujuannya sama, tetapi ratus lebih membunuh bakteri dengan cara yang tradisional,” katanya. (ika/JPC)

Respon Anda?

komentar