Pembangunan Sentra Pengolahan Kelapa Sudah Berjalan

 M Rahmayadi. F. Wijaya/Batam Pos.

batampos.co.id – Kabid Perindustrian Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga, M Rahmayadi menjelaskan, program Industri Kecil Menengah (IKM) sentra pengolahan kelapa di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan sudah berjalan pada tahap pembangunan fisik.

“Tahap awal dibanguan tiga bangunan fisik untuk kantor, UPT dan pembangunan gudang produksi. Semua sedang berjalan,” ujar Rahmayadi ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/8) pagi.

Pada pembangunan tahap awal di tahun ini, anggaran dana bersumbur dari pusat yang akan digunakan sebesar Rp 4,8 miliar. Dana tersebut digunakan selain untuk pembangunan fisik juga sebagai biaya konsultan dan sebagainya.

Sedangkan untuk pengolahan sabut ditargetkan akan beroperasi pada tahun depan setelah dilakukan pengadaan alat pengolahan sabut. Sehingga seluruh unsur dari kelapa dapat digunakan dan dimanfaatkan yang berujung pada peningkatan PAD Kabupaten Lingga.

“Seluruh manfaat kelapa nantinya akan dieksplor. Dari air kelapa dibuat menjadi jelly, daging nya untuk santan kemasan, sabut dibuat menjadi coco pit dan lainnya,” kata Rahmayadi.

Pembangunan IKM centra pengolahan kelapa dengan menggunkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat ini dimaksudkan supaya dapat memanfaatkan potensi yang ada di Pulau Singkep yang memiliki banyak tanaman kelapa. Selama ini, potensi tersebut belum dapat digarap dengan serius karena belum adanya sarana dan prasarana yang mendukung.

Sehingga Bupati Lingga Alias Wello memandang perlunya dilakukan pembangunan centra pengolahan kelapa di Pulau Singkep. Selain untuk mengubah kelapa lebih bernilai ekonomis, pembanguanan centra pengolahan kelapa ini juga bakal menjadi lapangan kerja yang dapat menampung tenaga kerja lokal.

“Tentunya ke depan bakal dibutuhkan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan konsumen,” ujar Rahmayadi. (wsa)

Respon Anda?

komentar