Pemadaman Bergilir Selama Seminggu

Tim teknisi PLTU Tanjungsebatak sedang memperbaiki mesin pembangkit listrik di unit dua yang mengalami kebocoran. F. Dok PLN untuk Batam Pos.

batampos.co.id – PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun melakukan pemadaman listrik kepada para pelanggan yang ada di empat wilayah pulau Karimun, sejak Senin (31/7) lalu .

Pemadaman dilakukan, diakibatkan terjadinya kebocoran steam di wall tube pada boiler PLTU unit 2 Tanjungsebatak. Sehingga, terjadi defisit daya mencapai 3 Megawatt dalam sepekan ini maupun pekan depan.

”Kebocoran itu diketahui setelah adanya pengecekan. Makanya, kami melakukan pemadaman total terhadap mesin tersebut dan langsung dilakukan pengelasan secara bertahap,” jelas Manajer PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun Fauzar Zain, kemarin (4/8).

Sedangkan, pemadaman secara bergilir dimulai pukul 17.00 WIB hingga 01.00 WIB atau selama 5 jam. Dengan demikian, disaat beban puncak hanya mampu memsuplay daya listrik ke pelanggan 25 megawatt. Tim teknisi PLTU Tanjungsebak, sedang melakukan hydrotest untuk pengecekan hasil pengelasan pada mesin yang bocor.

” Masih dilakukan pengecekan terus hingga tidak terdapat kebocoran pipa bekas pengelasan,” ungkapnya.

Dalam proses perbaikan mesin PLTU unit 2 tidak sama dengan perbaikan mesin PLTD. Untuk itu prosesnya cukup memakan waktu lama, sehingga daya listrik ke PLN berkurang. Sementara, mesin yang ada di PLTD tidak bisa dioperasikan semuanya. Artinya, ada beberapa mesin yang di khususnya untuk standby sewaktu-waktu terjadi kerusakan mesin lainnya.

Sementara itu Manager PLTU Tanjungsebatak Lukman ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sedang berusaha untuk melakukan perbaikan di beberapa titik pipa yang terjadi bocor. ” Kita perkirakan, dalam tiga hari kedepan sudah selesai,” ujar Lukman. (tri)

Respon Anda?

komentar