Pembangunan 13 Tower dalam Preses dan Survei Kemenkominfo

batampos.co.id – Pembangunan 13 tower untuk mengurangi blank spot sinyal di Kabupaten Kepulauan Anambas masih dalam proses.

Saat ini pembangunan 13 tower tersebut dalam proses survei oleh Balai Penyedia Pengelolaan Pembiayaan tekomunikasi dan informatika (BP3TI) di bawah Kementerian Kominfo. Sebagai pelaksananya yakni PT. Mitratel yang merupakan salah satu anak perusahaan dari telkomsel.

“Survei sudah dilakukan seperti di depan Pasiran, Landak, desa Matak Kecil dan sejumlah desa dikecamatan lainnya,” ungkap kepala dinas komunikasi informatika dan statistik Kabupaten Kepulauan Anambas Jefrizal, Minggu (6/8).

Jika dalam masa survei ke-13 titik tersebut tidak menemui masalah artinya sudah sesuai dengan posisi, atau dinyatakan layak oleh tim survei, maka pembangunan akan segera dilaksanakan. “Mudahan hasil survei layak, kalau layak, berarti dipasang,” ungkapnya lagi.

Dikatakannya jika jumlah penduduk sangat menentukan untuk survei pembangunan tower. Selain itu posisi yang strategis juga dapat diukur dengan pertimbangan lain seperti dapat menjangkau diperkirakan Anambas supaya jika ada kejadian di laut, maka nelayan bisa secepatnya menghubungi keluarga di rumah.

Namun jika dikemudian hari ternyata ada sejumlah titik yang dinyatakan tidak layak, maka pemda berharap tower tersebut tidak dikembalikan kekementerian tapi dipindahkan ke tempat blank spot yang lainnya yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Diketahui jika di Kabupaten Kepulauan Anambas, saat ini masih banyak blank spot. Jika ditelusuri maka hampir disetiap kecamatan dipastikan ada blank spot. Meski 13 tower nantinya sudah terbangun tapi tetap saja belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat seluruhnya. (sya)

Respon Anda?

komentar