batampos.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera) Kabupaten Bintan mengelontorkan anggaran Rp 49 miliar. Dana itu untuk membiayai pekerjaan jalan di seluruh Kabupaten Bintan.

Kadis PUPera Bintan, Junirianto mengatakan, proyek yang dikerjakan PUpera Bintan yakni pembangunan dua jembatan dan jalan di Bintan. Dua jembatan itu, yakni jembatan di Desa Pengujan Kecamatan Teluk Bintan dan Jembatan di Sungai Angus Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang.

“Proyek lainnya yang dikerjakan PUPera adalah pembangunan gedung comunity center di Kijang, lainnya banyak di Perkim,” sebutnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga PUPera Bintan, Muhammad Irzan mengatakan pendanaan pekerjaan jalan di tahun 2017 sebesar Rp 49.275.000.000 bersumber dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 41.010.000.000, sedangkan yang bersumber APBD Bintan tahun 2017 sebesar 8.265.000.000.

“DAK didapat melalui seleksi yang sangat ketat berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Bappenas,” jelasnya.

Dijelaskannya, dari beberapa pekerjaan jalan adalah pekerjaan lanjutan di tahun sebelumnya. Pekerjaan itu menjadi prioritas Bupati Bintan Apri Sujadi karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Adapun paket pekerjaan yang dilaksanakan secara bertahap antara lain, peningkatan kapasitas Jalan Cikolek Kawal yang menghubungkan antara jalan provinsi Provinsi dan jalan nasional. Pembangunan jalan ini sudah dimulai sejak tahun 2014.

Lanjutnya, pembangunan Jalan Lintas Barat lanjutan yang merupakan jalan strategis yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan di timur dan utara Pulau Bintan. Di mana diharapkan dapat memacu pertumbuhan di segala aspek baik aspek perekonomian, pariwisata, perikanan, aspek pendidikan, sosial dan budaya.

Masih katanya, pembangunan Jembatan Pengujan yang bertujuan untuk membuka akses daerah terisolir, sehingga memacu perkembangan perekonomian, kesehatan, pendidikan, sosial budaya serta potensi-potensi lain di Desa Pengujan. Pembangunan Jembatan Pengujan sendiri dimulai tahun 2017 dan ditargetkan selesai tahun 2018. (cr21)

Respon Anda?

komentar