Rumah pelantar di Natuna. foto:cipi ckandina

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menegaskan, pernyataan Menteri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti akan kelestarian laut Natuna adalah dukungan Pemerintah kepada Natuna.

Kepada masyarakat Natuna khususnya masyarakat pesisir kata Ngesti, pernyataan ini adalah wajib dilaksanakan. Dan memulai menjadikan laut sebagai beranda depan rumah. Rumah warga tidak lagi membelakangi laut.

“Ayo, mulai sekarang pelan kita benahi tata rumah di pesisir. Jangan adalagi rumah membelakangi laut, tapi laut dijadikan beranda depan rumah,” kata Ngesti, Selasa (8/8).

Dikatakan Ngesti, kelestarian laut adalah kesadaran masyarakat. Memulai tidak buang sampah plastik ke pantai. Terutama pengunjung lokasi wisata pantai.

Pemerintah daerah kata Ngesti, juga mengimbau kepada pemerintahan Desa kelurahan dan Kecamatan agar meneruskan upaya pelestarian laut kepada masyarakat setempat. Mendukung pengurangan membuang sampah plastik di laut.

“Tempat-tempat wisata pantai, harus ada pengelolaan sampah. Kalau bisa, pesan Bu menteri sampah plastik, botol mineral harus dibawa pulang kalau beriwsata di pantai. Jangan dibuang ke pantai atau di laut,” pesan Ngesti.

Ngesti mengatakan, sesuai perintah Bu Menteri Susi, penataan rumah pesisir akan dimulai dari rumah nelayan yang menerima bantuan pemerintah. Dan ditargetkan harus tertata sebelum kunjungan Bu menteri saat peresmian sentra kelautan dan perikanan terpadu di Selat Lampa yang direncanakan akhir tahun 2017 ini.

“Bersihkan sampah-sampah plastik di pesisir pantai harus sama-sama? bertanggung jawab, tidak hanya tugas pemerintah. Tapi adanya kesadaran masyarakat,” kata Ngesti.(arn)

Respon Anda?

komentar