GMF Jalin Komunikasi Intensif Dengan Hang Nadim

ilustrasi

batampos.co.id – Jelang terjadi peningkatan nota kesepahaman menjadi perjanjian kerja. PT Garuda Maintenance Facilities AeroAsia (GMF) terus menjalin komunikasi intensif dengan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Kamis (10/8), tim teknis GMF menyambangi Hang Nadim

“Ini ibarat orang pacaran, penjajakan dulu hingga jadian. Lagi pula ini investasi besar, butuh kajian matang. Tak bisa serta merta langsung bangun,” kata General Manager Marketing Bandara Internasional Hang Nadim Batam Dendi Gustinandar, Kamis (10/8).

Kedatangan tim teknis ini, menurut Dendi untuk mengecek dan mengukur tanah yang menjadi lokasi pembangunan GMF.

“Mereka itu mengecek secara detail, apakah master plan yang ada cocok dengan kondisi lapanganya,” ujarnya.

Dendi mengatakan tim teknis GMF juga mengecek kontur tanah, atas penetapan area hanggar MRO yang akan dialokasikan. Selain itu juga, pihak GMF menanyakan soal perlistrikan dan sumber air.

“Pertanyaan mereka hingga detail seperti itu,” tuturnya.

Kedatangan tim teknis ini, kata Dendi juga untuk memetakan permasalahan apa saja yang akan dihadapi GMF nantinya.

“Intinya mereka itu maping keadaan dan permasalahan,” ucapnya.

Kapan GMF mulai melaksanakan pembangunan?

“Kalau kami ingin secapatnya, tapi tak bisa begitu. Jadi menunggu dari GMF, sepertinya baru tahun depan. Sesuai dengan rencana mereka. Tapi untuk menuju ke sana, harus memperhitungkan berbagai aspek,” tuturnya.

Bila semua ini terealisasi, maka di Hang Nadim ada dua tempat perawatan dan perbaikan pesawat yakni Batam Aero Technik milik Lion Group dan GMF. Pengembangan bisnis MRO ini sangat didukung BP Batam, karena membuka peluang lapangan kerja untuk tenaga terampil. Selain itu pembangunan ini, memberikan dampak ekonomi makro (multiplier effect) yang cukup besar. Sehingga kembali dapat meningkatkan perekonomian Batam yang lesu.

“Hasil pertemuan kami ini, akan dilaporkan ke pimpinan masing-masing,” ucap Dendi. (ska)

Respon Anda?

komentar