Otak-otak tulang produksi Mak Ucu Kampung Oleh-Oleh Sei Enam Laut di Kabupaten Bintan, terbuat dari tiga jenis ikan tengiri, parang, dan ekor kuning. Satu keping dijual Rp 1.500. F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyebutkan, pihaknya mendorong pengembangan sektor pariwisata di tengah kondisi ekonomi yang kini sedang lesu.

“Yang jelas kami dorong daerah wisata,” kata Nurdin, Kamis (10/8).

Ia menilai, sembari memperbaiki sektor industri dan investasi, pariwisata akan jadi andalan baru. Menurutnya, seluruh kabupaten dan kota se Kepri punya potensi pariwisata yang dapat dikembangkan.

“Kalau kita kelola potensi wisatanya, kita akan lebih baik lagi ke depan. Bukan berarti yang sekarang (potensi pendapatan yang sudah ada) kita matikan, tetap kita carikan jalan,” imbuhnya.

Khusus Batam, ia berharap dalam waktu dekat persoalan tumpang tindih kewenangan anatar Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam segera selesai. Untuk itu, pihaknya meminta keputusan akan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) segera direalisasikan pemerintah pusat.

“Kalau jelas kewenangan, sehingga ada kepastian hukum bagi orang yang mau berinvestasi,” katanya.

Ia menyadari Kepri kini sedang menghadapi tantangan ekonomi. Untuk ia meminta semua pihak tak saling menyalahkan namun fokus pada upaya mencari solusi.

“Kita tak boleh kambing hitamkan siapapun. Saya ajak semua kabupaten kota melayani dengan baik para investor,” tambahnya.

Terkait pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar mengatakan, harapan di sektor pariwisata bukan harapan yang tak beralasan. Menurutnya, kala sektor lain anjlok, pariwisata walaupun melambat namun naik secara perlahan.

“Kontribusinya memang pada PDRB (Produk domestik regional bruto) pada 2,03 persen, kita harapkan nanti hingga 4 persen,” katanya.

Ia menilai, mengembangkan pariwisata cukup murah dibanding sektor lain, asal keamanan dan kenyamanan maupun aspek kesehatan faktor pendukung pariwisata di daerah senantiasa terjaga. Di Kepri, ia mengklaim kunjungan wisatawan mancanegara semester pertama tahun ini naik dibanding periode yang sama tahun lalu, walau dari target justru masih minim.

“Naiknya sekitar 3 hingga 4 persen. Target kita 2,1 juta, pertengahan tahun saja 977 ribu kunjungan, biasanya semester kedua meningkat. Saya yakin target kita tercapai,” kata dia. (cr13)

Respon Anda?

komentar