batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam tengah mendata peluang kerja ke luar negeri bagi pencari kerja maupun tenaga kerja yang ada di Batam. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penempatan, Disnaker Kota Batam, Syafrialdi, Sabtu (12/8).

“Kemarin ada kunjungan dari Kementerian Tenaga Kerja, dan mereka meminta kami untuk menyiapkan data tersebut,” kata pria berdarah Minang ini.

Pendataan ini, lanjutnya bertujuan untuk menemukan peluang dan bidang apa saja yang tersedia di luar negeri.

Sehingga pihaknya bisa mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dan membantu pengurusan izin kerja calon tenaga kerja tersebut.

Selama ini, menurut peluang bekerja di luar negeri cukup banyak, tidak hanya operator saja. Bahkan tenaga profesional juga ada seperti di bidang pertambangan, migas dan lainnya.

“Kebanyakan yang profesional mereka yang telah memiliki pengalaman. Nah jika tenaga kerja kita ada kenapa tidak sebutnya.

Dia menambahkan, saat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) tenaga profesional bisa melanjutkan karirnya di negara lain. Untuk itu data ini sangat dibutuhkan.

“Ini upaya untuk memberikan peluang kerja kepada mereka,” ucapnya.

Saat ini kendala bekerja di luar negeri, disebabkan perusahaan yang bersangkutan tidak semua mau melaporkan perjanjian kerja ke Kedutaan Besar Indonesia di negara mereka.

Ilustrasi

Akibatnya pekerja tidak mendapatkan surat rekomendasi (rekom) karena salah satu persyaratan rekom adalah tanda bukti atau surat perjanjian kerja kedua belah pihak.

“Kendala di bagian ini saja, ada perusahaa yang tidak mau melapor, padahal tenaga kerjanya sudah berkualitas semua,” ungkapnya.

Disinggung mengenai jumlah tenaga kerja di luar negeri, pria berkacamata ini mengatakan cukup banyak baik profesioanal maupun operator.

“Saya lupa data riilnya, yang jelas cukup banyak,” tutupnya.(cr17)

Respon Anda?

komentar