Pekerja menggesa pembangunan Bendungan Seigong, Barelang, Senin (14/8). Bendungan Seigong ini sudah mencapai 50 persen pengerjaanya. Dan nantinya airnya akan menyuplai untuk air di batam. Jadi warga Batam tidak perlu khawatir krisi air. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pembangunan Bendungan Seigong di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, telah rampung 50 persen. Direksi Satker SNVT PJSAS IV Bendungan Balai Wilayah Sungai Sumatera IV, Bachtiyar Dilaga, mengatakan proses pembangunan bendungan sudah masuk ditahap pengerjaan saluran pelimpah, bendungan tugu dan fasilitas penunjang lainnya.

“Secara keseluruhan pembangunan sudah 50 persen,” ujar Direksi Satker SNVT PJSAS IV Bendungan Balai Wilayah Sungai Sumatera IV, Bachtiyar Dilaga, Selasa (15/8).

Dia mengatakan saat ini, pengerjaan bendungan terus dikebut sebab, sesuai permintaan Presiden RI, Jokowi bendungan harus siap tahun 2018 mendatang. “Juni 2018 sudah harus siap, Jadi kita usahakan dengan sumberdaya yang kita miliki,” katanya.

Pihak pelaksana proyek yakni PT Wika (persero) dan PT Tunas Krida Utam-Kso pun terus menyelesaikan proyek yang menjadi perhatian pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kala itu. 30 alat berat dan truck diturunkan untuk menggesa pembangunan.

“Proses pembangunan berjalan lancar, hanya saja kadang terkendala cuaca,” katanya.

Sebelumnya, proyek ini pernah ditinjau langsung oleh Presiden Jokowi, Mei lalu. Pembangunan bendungan seluas 359 hektar tersebut merupakan upaya pemerintah pusat untuk menjamin ketersediaan pasokan air bersih bagi warga Batam dan pulau-pulau sekitarnya. bendungan ini akan mensuplai kebutuhan air baku sebesar 400 liter per detik.

“Masyarakat Batam tak perlu lagi khawatir kekurangan air,” ucapnya. (cr19)

 

Respon Anda?

komentar