Ratusan peserta mengikuti event Iron Man di Lagoi Bay Bintan, Minggu (20/8). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Dua atlet Selandia Baru keluar sebagai juara Ironman 70.3 Bintan di Lagoi Bay Lagoi, Bintan, Minggu (20/8) kemarin. Mike Philip berhasil mengalahkan juara bertahan Fredrik Croneborg atlet asal Swedia dan berhak berdiri di atas podium juara I Ironman 70.3 Bintan kategori laki-laki.

Rekannya senegara, Amelia Watkinson juga berhasil merebut podium juara
I Ironman 70.3 Bintan kategori perempuan. Pengumuman para pemenang diumumkan secara resmi pihak Meta Sport sebagai penyelenggara event olahraga dunia Ironman 70.3 Bintan bekerjasama dengan PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) Lagoi dan Indofood setelah tiga atlet baik kategori laki-laki serta perempuan berhasil mencatatkan waktu tercepat.

Dalam rilisnya, Meta Sport menyatakan Mike Philip menjadi atlet tercepat di olahraga yang mengabungkan renang, balap sepeda dan lari di Ironman 70.3 Bintan. Pria bertubuh jangkung itu mencatat kan waktu 3 jam 54 menit dan 37 detik.

Juara kedua diraih Domenico Passuello. Hanya selisih 3 menit dari Mike Philips, atlet asal Italia ini mencatatkan waktu 3 jam, 57 menit dan 18 detik. Sedangkan, juara bertahan Ironman 70.3 Bintan, tahun 2016, Fredrik Croneborg puas berada di juara ketiga dengan mencatatkan waktu 4 jam, 1 menit dan 55 detik.

Sementara itu, Amelia Watkinson atlet dinobatkan sebagai juara I Ironman 70.3 Bintan, karena mengungguli juara tahun lalu, Kate Bevilaqua. Sedangkan posisi kedua diraih Anna Eberhardt asal Hungaria dan Kate Bevilaqua harus puas di juara 3 dengan catatan waktu 4 jam, 41 menit dan 46 detik.

Usai masuk garis finis, Mike mengaku senang. Kemenangannya di Ironman 70.3 Bintan adalah di luar dugaan. Ia juga mengaku tidak ada persiapan selain latihan rutin.

Ditanya tentang Bintan, ia menuturkan, area tanding di Bintan sangat menantang. Karena itu, atlet harus bekerja keras, dari berenang sejauh 1,9 kilometer, bersepeda 90 kilometer dan berlari 21.1 kilometer.

“Harus kerja keras untuk mencapai garis finis,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata RI, Rizki Handayani mengatakan Kemenpar sangat mendukung event Ironman 70.3 Bintan. Event Ironman harus terus dikembangkan karena saat ini olahraga dan pariwisata sudah menjadi gaya hidup.

Bahkan, Kepri umumnya dan Bintan khususnya memiliki posisi yang sangat diuntungkan, karena letaknya dekat dengan Singapura dan Johor, Malaysia. “Baru-baru ini kita ada kerjasama dengan 50 pelaku industri pariwisata di Kepri,” katanya.

Bahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan operator feri di Batam, Bintan dan Karimun, agar menurunkan harga tiket feri dari Singapura ke Batam, Bintan dan Karimun menjadi 20 dollar singapura. “Itu khusus non Indonesia, belinya juga per paket. Boleh beli paket 3 hari 2 malam atau paket lainnya,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama agar event di Singapura yang digelar 3 hari, setidaknya bisa 1 hari di gelar di Kepri. “Produk Kepri dan Singapura itu beda, makanya kita coba agar wisatawan di sana bisa ke Kepri,” tukasnya.

Sebelumnya, pelepasan atlet Ironman 70.3 Bintan dilakukan di pantai Lagoi Bay Bintan sekitar pukul 06.00 pagi. Hadir di pelepasan itu, asisten I bidang Ekonomi Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Wabup Bintan Dalmasri Syam, Group General Manager PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC), Abdul Wahab, Head of Corporate Indofood Indrayana dan General Manager Administrasi Aditya Laksamana, serta Kadis Pariwisata Bintan
Luki Zaiman Prawira. (cr21)

Respon Anda?

komentar