Foto/ilustrasi: Telegraph

batampos.co.id – Warga di sekitar┬áRutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Kecamatan Karimun berhasil menggagalkan peredaran ganja dalam rutan. Hal ini disebabkan, kecurigaan warga pada seorang pria saat mengendarai motor, ia melemparkan bungkusan ke dalam kawasan rutan, Jumat (18/8).

Curiga dengan aksi pria tersebut, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Rutan. Dan setelah dicek, ternyata bungkusan pasltik tersebut berisi ganja yang diduga akan diedarkan di dalam Rutan.

”Berdasarkan pemberitahuan warga, maka petugas keamanan Rutan melakukan pengecekan. Akhirnya di temukan bungkusan disekitar tower pengamatan satu berupa bungkus plastik hitam yang di dalamnya berisi pasir dan juga ada ganja kering siap edar,” ujar Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias kepada Batam Pos, Sabtu (19/8).

Setelah ditimbang berat narkotika jenis ganja sekitar 43,12 gram. Selanjutknya, barang bukti tersebut dari Rutan diserahkan kepada pihaknya untuk diamankan. Dan, saat ini adanya temuan barang bukti ganja yang ditemukan tersebut masih dalam penyelidikan. Salah satunya, akan meminta keterangan warga sekitar untuik membantu proses pengembangan.

Kepala Rutan kelas II Tanjungbalai Karimun, Ery Erwan secara terpisah membenarkan adanya temuan kantong plastik hitam yang ditemukan di bawah salah satu tower yang berbasatan antara kantin dan sel Blok A.

”Memang temuan narkotika jenis ganja ini berdasarkan laporan dari warga yang tinggal disekitar Rutan. Ini merupakan respon postif dari masyarakat sekitar yang sebelumnya kita telah melakukan sosialisasi. Yakni, jika ada hal-hal yang mencurigakan yang berkaitan dengan Rutan, baik dari dalam dan dari luar segera laporkan kepada kita,” jelasnya.

Dikatakannya, sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku, temuan ini akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian, khususnya Satuan Narkoba Polres Karimun untuk ditindaklanjuti. Saat ini pihak rutan belum mengetahui untuk siapa ganja dengan berat 43,12 gram itu. (san)

Respon Anda?

komentar