Nurdin saat memimpin rapat bersama Kepala-Kepala OPD dalam membahas evaluasi proyek strategis tahun 2017 pada Senin (21/8) bertempat di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun kembali menegaskan bahwa sasaran pembangunan sudah jelas bermuara untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan meningkatkan perekonomian mereka, akan mendapat dukungan penuh.

“Serapan anggaran harus semakin banyak. Tepat sasaran, tepat guna. Apalagi untuk masyarakat,” kata Nurdin saat memimpin rapat bersama Kepala-Kepala OPD dalam membahas evaluasi proyek strategis tahun 2017 pada Senin (21/8) bertempat di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang.

Dengan sisa waktu hanya seratus hari lebih, Nurdin menegaskan kepada Kepala OPD agar memaksimalkan kinerja dengan waktu yang tersisa. Nurdin juga menyampaikan bahwa kerja bersama merupakan elemen penting untuk keberhasilan akan diraih. Apalagi jika semua elemen bersatu dan jalin koordinasi baik di dalam maupun di luar.

“Kebersamaan harus terjalin agar tidak ada yang saling menjatuhkan di dalam organisasi. Jika di dalam organisasi saja tidak ada kebersamaan bagaimana bisa mencapai keberhasilan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai,” ujar Nurdin.

Tentang perencanaan APBD Perubahan dan 2018, Nurdin mengingatkan harus tepat waktu dan tidak terlambat.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov H. TS. Arif Fadillah mengatakan bahwa pagu anggaran yang sudah disampaikan sebelumnya harus direspon dengan tanggap dengan segera di serahkan RKA kepada Bapelitbang. Sekda juga sudah membentuk tim Pokja untuk mengevaluasi agar terdapat kecocokan dengan RPJMD serta tidak terjadi pemborosan anggaran.

“Kita ingin konsep anggaran tahun selanjutnya sudah dapat di selesaikan sebelum tahun anggaran ini berakhir tujuannya adalah tepat waktu agar sarasan yang di raih segera tecapai,” ujar Arif.

Pembangunan Infrastruktur

Terkait pembangunan infrastruktur, Kepala Dinas PU Abu Bakar, mengatakan saat ini sebagian besar sudah mulai dalam proses pengerjaan. Di Kabupaten Anambas misalnya peningkatan Jalan Temburun-Pasi Peti sudah berjalan dan dalam 2-3 bulan ke depan selesai. Untuk jalan di Bandara Letung juga sudah berjalan.

Di Kabupaten Lingga untuk peningkatan Jalan Musai-Simpang Kerandin sudah berjalan dan progresnya sebesar 50 persen. Di Kota Batam, pembangunan Jalan Bagan-Punggur dan peningkatan simpang KDA sudah mulai. Untuk Kabupaten Karimun, normalisasi sungai kundur, mempelang bawah, panglong tanjung batu, sawang semuanya sudah mulai dan pembangunan jalan lingkar pauh sudah 60 persen progresnya.

Untuk Kabupaten Natuna seperti peningkatan Jalan trans batubi-tanjung kudu sedanau sudah sekitar 39 persen, pergantian jembatan sungai tengah 1, sungai tengah 2 dan sungai curing sudah berjalan.

Di Kota Tanjungpinang, finishing jembatan 1 Dompak untuk memasang aspal mulai dikerjakan Senin (21/8) ini. Penerangan jembatan diperkirakan Januari sudah clear disertai pagar-pagar di tepi jembatan.

Untuk penataan bundaran 1 dompak sudah teken kontrak, dalam minggu ini sudah mulai bekerja. Penataan kawasan pantai gurindam 12, bulan september mulai serta penataan pintu masuk dompak hari jumat sudah clear lelang dan segera dikerjakan. Sedangkan peningkatan jalan menuju kawasan pemerintahan dompak akan segera dikerjakan.

Dinas Pendidikan dalam paparannya Kepala Dinas Arifin Nasir mengatakan bahwa secara umum untuk saat ini jumlah paket yang akan dilelang sebanyak 94 kegiatan dan 63 sudah clear. Saat ini juga sudah 152 kegiatan sudah selesai baik secara lelang maupun langsung.

Dalam paparannya lagi bahwa beberapa kegiatan yang sedang dalam perjalanan adalah Pembangunan USB di SMK N 8, SMA N 18 dan 19 Batam sedang berjalan dan progres 40 persen lalu SMA N 21 Batam sudah 14 persen, lalu Pengadaan alat media belajar berbasis animasi untuk SMA Se-Kepri semua sudah Clear.

Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail menjelaskan program prioritas sudah dalam perjalanan seperti Pembangunan Pelabuhan Berhala di Lingga sudah 70 Persen, Pembangunan Pelabuhan Penagi di Natuna sedang dilelang akan selesai dan segera berjalan. Pembangunan Plantar 1 dan 2 di Tanjungpinang sudah masuk lelang, untuk Pelabuhan Bongkar muat di Tanjung Uban Bintan juga sudah masuk lelang.

Di Karimun, peningkatan Pelabuhan Parit Rempak sudah mulai berjalan pada minggu ke-3 Agustus ini. Peningkatan dermaga wisata Pulau Penyengat, juga mulai dilelang.

Mendengar paparan beberapa OPD tersebut Nurdin berharap agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan tidak terjadi halangan di perjalanannya.

“Inti dari rapat ini adalah evaluasi bukan mencari kesalahan. Jika memang ada kendala maka pada rapat inilah kita bahas dan cari solusi bersama,” tutup Nurdin. (bni)

 

Respon Anda?

komentar