batampos.co.id – Kapal patroli BC 1305 milik Kanwil Khusus Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Tanjungbalai Karimun ┬áSabtu (19/8), berhasil mengejar dan mengamankan satu unit speedboat yang mengangkut ratusan kotak berwarna hitam yang didalamnya berisi ribuan smartphone atau ponsel pintar.

”Kapal patroli BC telah berhasil melakukan penegahan terhadap speedboat yang mengangkit ponsel pintah tanpa dilengkapi dengan dokumen. Belum dipastikan berapa jumlah ponsel yang berhasil disita dari penangkapan ini,” ujar Kepala Kanwil Khusus DJBC Tanjungbalai Karimun, Farjiya, Senin (21/8) melalui kiriman pesan singkat.

Data yang dihimpun Batam Pos, speedboat yang berhasil diamankan oleh kapal patroli BC pada saat speedboat melintas di perairan Kepala Jerih, Batam. Saat itu, kapal patroli sedang melakukan pengintaian terhadap speedboat yang menggunakan dua mesin dengan kekuatan masing-masing 200 pk. Mengetahui dikejar, speed boat melaju ke daratan pulau yang ada di sekitar Kepala Jerih dan kemudian mengkadaskan speedboat.

Setelah sampai di darat, tekong beserta kru speedboat melarikan diri. Sempat dilakukan pencarian, namun tidak ditemukan. Setelah dilakukan pemeriksan terdapat ratusan kotak yang dibungkus menggunakan paslastik hitam. Karena curiga, satu ikat kotak dibungkus plastik dibuka dan isinya ponsel pintar merek Xiaomi yang jumlahnya menvapai riobuan unit.

Belum diketahuii siapa pemiliknya, sebab, tekong speedboat melarikan diri. Selain itu, diduga ribuan ponsel pintar tersebut diselundupkan dari dari Singapura memnggunakan kapal. Namun, tidak langsung dibawa ke Riau. Melainkan, terlebih dulu transit di Batam. Setelah itu, baru dipindahkan ke speedboat. Sebab, dengan menggunakan speedboat berlayar biasa lebih cepat. (san)

Respon Anda?

komentar