Sepatu merek Rocky hasil karya anak Pinang ini menarik minat anggota dewan, diantaranya Anggota DPRD Kepri Rudy Chua. F.Jailani/Batam Pos.

batampos.co.id – Sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri,

Tanjungpinang bukan hanya sebagai daerah yang terkenal dengan kulinernya. Akan tetapi juga menyimpan ragam lainnya, yakni adanya pembuatan sepatu kulit dalam skala Industri Rumah Tangga (IRT). Hanya saja, keberdaan produk tersebut masih belum terkenal secara umum.
“Merek sepatu yang kita rancang adalah Rocky. Bahan yang
digunakan asli kulit,” ujar Riki pemilik usaha
Menurut Rocky, produk yang dibuat kuantitasnya terbatas.
Karena tidak dilakukan pemasaran secara global. Meskipun
demikian, ia berani garansi, produk yang dibuat oleh PD.
Rahmansyah tersebut bisa bersaing dengan produk-produk lainnya yang menggunakan kulit. Dijelaskannya, pihaknya melayani sesuai dengan permintaan.
“Bagi yang mahu pesan, bisa menentukan selera. Kami siap
mengerjakannya,” papar Riki.
Dikatakan Riki, sepatu-sepatu kulit yang dihasilkan boleh
dikatakan adalah handmade. Karena tidak banyak menggunakan
mesin. Masih kata Riki, pihaknya juga sudah melakukan uji
dengan produk kulit. Diakuinya, kurang pahamnya dalam bidang
teknologi, menjadi persoalan untuk memasarkan hasil produk
tersebut.
“Media promosi kami yang seperti ini. Yakni dari kantor ke
kantor. Meskipun kulit harganya sangat terjangkau,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua
mengatakan harusnya Pemda respek dengan adanya produk-produk handmade sepertinya. Diakuinya, kualitas sepatu-sepatu kulit yang dihasilkan tidak kalah dengan merek terkenal lainnya. Ada kelebihan lainnya, masyarakat bisa memesan sesuai dengan
keinginannya.
“Baik bentuk, ukuran dan sebagainya. Harusnya produk ini,
menjadi jati diri Tanjungpinang,” ujar Rudy Chua.(jpg)

Respon Anda?

komentar