batampos.co.id – Pemasangan jaringan fiber optic (FO) di wilayah Ranai Natuna ditargetkan rampung dalam 3 bulan. Dengan demikian bisa difungsikan akhir tahun 2017.

Pantauan di lapangan, sejumlah pekerja sudah melakukan pemasangan kabel FO dengan metode penggalian tanah di pinggir jalan raya.

Kepala Plasa Telkom Ranai, Jusnedi, mengatakan menurut rencananya fasilitas FO tersebut akan dikoneksikan ke layanan Telkom untuk digunakan dalam meningkatkan kapasitas jalur komunikasi (bandwidth) data digital.

Jusnedi memastikan, jaringan FO akan segera digunakan pada akhir tahun ini dan meningkat layanan kepada masyarakat. Sebab selama ini Telkom di Natuna masih menggunakan perangkat sistem satelit bumi dengan kapasitas yang terbatas.

“Akhir tahun ini fasilitas FO sudah bisa dipakai. Kita punya sambungan khusus ke Sambas, Kalimantan Barat. Sambungan ini nggak menunggu Palapa Ring Barat rampung. Ini jalur khusus,” ungkap Jusnedi, Kamis (24/8).

Dikatakannya, jika jaringan FO ini menunggu rampungnya program Palapa Ring Barat, diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Namun dengan sambungan jalur khusus yang sedang dikerjakan ini berbeda.

Bahkan katanya, terdapat 6 tower yang dibangun sebagai terminal penghubung untuk koneksi jaringan FO ke Natuna.

Keenam terminal tersebut diantaranya dibangun di Pulau Subi, Pulau Serasan, Pulau Tiga, Ranai dan dua unit di Sambas.

Saat ini dikatakannya bandwidth yang tersedia hanya 10 Mega Byte (MB). Namun dengan adanya jaringan FO, jalur komunikasi data diperluas hingga 2 Giga Byte (GB) atau 2000 MB.

Saat ini para pekerja tengah menggesa penanaman lintasan kabel fiber optik di bawah tanah sepanjang lebih kurang 27 kilometer di wilayah Ranai hingga Bukit Arai komplek kantor Bupati Natuna.

“Mudah-mudahan saja cuaca mendukung. Pemasangan jaringan FO segera rampung waktu tiga bulan ke depan. Jadi akhir tahun kecepatan akses tinggi bisa digunakan. Begitu juga untuk layanan telepon seluler,” ungkapnya.(arn)

Respon Anda?

komentar