Masjid Jami Baiturrahim tahun ini batal direhab karena Dinas PU gagal melaksanakan lelang. F.Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Rehab Masjid Jami’ Baiturahim batal di laksanakan tahun ini. Dinas Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas telah melaksanakan dua kali pelelangan namun tetap gagal lelang. Sehingga kemungkinan besar harus dilaksanakan tahun depan.

Kepalah Dinas Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Anambas, Effi Sjuhairi mengatakan, pelelangan sudah dilaksanakan sejak awal bulan Juli lalu. Namun gagal, sementara pelelangan yang kedua dilaksanakan pada akhir bulan Juli.

“Lelang perdana itu tidak ada satupun perusahaan yang ikut dan memasukan penawaran, dan pada pelelangan kedua ada satu perusahaan yang ikut, sayangnya perusahaan tersebut secara administrasi tidak lengkap dan tidak memenuhi syarat,” ungkapnya Minggu (27/8).

Karena dua kali pelelangan dilaksanakan tidak ada pemenang, sebut Effi, maka lelang dianggap gagal. Sehingga harus dilaksanakan tahun depan. Nilai Rehab masjid Jami’ sendiri kata Effie, yakni sebesar Rp 2,4 miliar. “Sebenarnya jika ada pemenang tentunya rehab masjid sudah dapat dilaksanakan,” bebernya.

Masjid Jami’ merupakan masjid tertua di Anambas dan menyimpan sejarah di Anambas. Namun atap masjid sudah mula bocor sehingga tahun ini sudah pantas untuk segera di rehabilitasi. “Kondisi yang perlu direhab sebenarnya bagian atas untuk kondisi konstruksi bawah itu masih sangat baik,” terang Effi.

Effi mengakui untuk tahun 2017 ini hanya proyek yang dilelang oleh pihaknya yang gagal lelang, sisanya semua berjalan sesuai dengan harapan. “Tahun ini yang gagal lelang hanya rehab Masjid saja, sisanya semua berjalan,” jelasnya.

Pihaknya akan mengupayakan agar pelelangan dilaksanakan pada awal tahun depan. Namun harus ada kesepakatan antara Pemerintah dan DPRD untuk memasukan anggaran tersebut pada tahun 2018 mendatang. “Jika sudah masuk di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) maka lelang rehap Masjid dapat dilakukan dengan lelang dini,” tukasnya. (sya)

Respon Anda?

komentar