Salah satu peserta mengikuti lomba tari f Wijaya Satria/Batam Pos
Salah satu peserta mengikuti lomba tari. F. Wijaya Satria/Batam Pos

batampos.co.id – Seluruh siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Lingga mengikuti kegiatan Gebyar Seni yang di taja Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di pelataran halaman Gedung Nasional, Dabo Singkep, selama dua hari, dibuka Sabtu dan ditutup Minggu (27/8) malam.

Seluruh peserta yakni siswa SMA dan SMK mempertunjukkan kebolehan olah seni Melayu yang mereka dalami selama ini. Masing-masing peserta terbagi dalam beberapa kategori perlombaan yakni : kategori nyanyi solo, kategori tarian Zapin Melayu dan Kategori Tarian Joget Lambak.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir mengaku, Kabupaten Lingga memiliki segudang penari Melayu yang handal, terbukti dengan meraih sejumlah keberhasilan dalam pertandingan di tingkat provinsi. Bahkan penari kesenian dari Kabupaten Lingga hampir setiap tahun menyabet juara dua.

“Kondisi ini tentu akan menjadikan kebudayaan Melayu semakin terus terjaga dan tidak lekang oleh kemajuan zaman,” ujar Arifin sembari membuka kegiatan tersebut.

Lebih lanjut Arifin mengajak seluruh masyarakat agar menjunjung tinggai khsana budaya Melayu. Dia juga mengaku sangat bersyukur masih banyak pemuda yang mencintai kebudayaan Melayu. Karenanya, Arifin mengajak seluruh tamu undangan menyaksikan kegiatan dengan menyelami kebudayaan peninggalan leluhur.

Selain Arifin, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan Herman tampak hadir bersama, Haryati Alias Wello, Anggota Dewan Lingga Abdul Gani Atan Leman dan Sekcam Singkep Izazul.

Sebanyak 78 peserta bertanding di masing-masing kategori yang mereka ikuti. Sementara itu, dalam pertandingan tersebut, menghadirian juri dari Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri. Selain itu, dewan juri juga diisi oleh juri yang berasal dari Kabupaten Lingga. (wsa)

Respon Anda?

komentar