Petugas Polsek Batuaji mengecek mobil bimbar yang dibakar oleh orang tak dikenal, Selasa (29/8). Dalam kejadian ini dua mobil yang menjadi korban yang dibakar orang tak dikenal. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dua unit mobil angkot Anugerah jurusan Tanjunguncang-Jodoh dilempari bom molotov oleh dua orang tak dikenal saat parkir di pinggir jalan Brigjen Katamso depan kawasan Industri Bintang, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (28/8) sekitar 23.30 WIB.

Akibatnya angkot BP 7312 DU yang duluan dilempar luder terbakar sementara BP 7011 DU terbakar hanya pintu kanan depan saja.

Informasi yang didapat, aksi pembakaran angkot itu diduga karena insiden yang terjadi di simpang Sintai, Tanjunguncang pada pukul 20.00 WIB sebelumnya. Saat itu angkot Anugerah lain dengan nomor lambung 53 nyaris menabrak dua pria yang mengendara sepeda motor persis di simpang Sintai.

Dua pria pengendara sepeda motor itu melaju keluar dari arah Sintai dan saat akan keluar di jalan raya Brigjen Katamso sepeda motor mereka nyaris ditabrak angkot dengan nomor lambung 53 yang melaju dari arah Simpang Basecemp ke Tanjunguncang.

“Belum tabrakan, nyaris saja karena sama-sama ngebut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda Rasmen Simamora.

Kejadian itu tak diterima oleh dua pengendara sepeda motor sehingga berunjung pada cek cok mulut dan penganiayaan terhadap James Silaban sang sopir angkot. Karena kalah jumlah, James Silaban yang sudah babak belur memanggil kawan-kawan sopir angkot yang lain. Saat kawan-kawan James datang situasi berbalik, dua pengendara sepeda motor itu yang terpojok.

Kedua pengendara sepeda motor itu nyaris diamuk kelompok James, namun keduanya selamat.

Insiden awal itu akhirnya diselesaikan secara baik-baik. Namun selang empat jam kemudian, saat para sopir angkot tengah berkumpul di kedai kopi depan gerbang II Kawasan Industri Bintang bersama angkot mereka didatangi dua pria misterius yang mengendarai satu sepeda motor. Dua pria tersebut tiba-tiba melemparkan sebuah botol yang diikuti dengan bunyi pecahan kaca dan kobaran api ke angkot BP 7312 DU.

Tidak itu saja keduanya lantas melaju ke arah simpang Sintai dan melempar lagi angkot BP 7011 DU dengan botol serupa. Bunyi pecahan kaca dan kobaran api juga menyambar angkot kedua itu.

Menyadari kejadian itu, para sopir angkot tak bisa berbuat banyak. Mereka sibuk mencoba memadamkan api yang melumat kedua angkot tersebut, sementara dua pria misterius itu usai melemparkan bom molotov tadi.

Dua mobil yang terbakar itu diakui para sopir angkot bukan mobil yang menyebabkan insiden di simpang Sintai sebelumnya. Dua mobil itu diduga salah sasaran amarah dari dua pria yang terlibat insiden di simpang sintai. Satu dari dua mobil yang dilempari bom molotov mengalami kebakaran yang cukup serius. Seluruh badan mobil ludes dilahap sijago merah.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko membenarkan adanya dua kejadian itu, namun untuk sementara waktu mereka masih fokus menyelidiki kasus pembakaran mobil saja. “Belum tahu pasti siapa pelakunya, karena kejadian pertama dan kedua terjadi di waktu yang berbeda. Belum bisa pastikan juga apakah kejadian kedua buntut dari kejadian pertama. Kami masih cari tahu siapa pelaku pembakar mobil ini dulu,” ujar Sujoko. (eja)

Respon Anda?

komentar