Ilustrasi

batampos.co.id – Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fharoji menyebutkan ada dua titik rawan aksi begal yang ada di wilayah Kecamatan Sekupang. Dua titik ini dinilai sering menjadi begal melancarkan aksinya.

“Ada dua lokasi yang rawan pertama di Marina dan Mata Kucing,” kata Oji, Rabu (30/8).

Ia menjelaskan begal biasanya beroperasi sekitar pukul 03.00 WIB, karena jalanan yang sudah sepi, jadi mereka mengincar pengendara.

“Dari kasus yang terjadi selama ini mereka beraksi dari pukul 03.00 WIB hingga subuh hari, ada pekerja yang berangkat kerja pagi hari atau ibu-ibu yang mau berbelanja,” terangya.

Maraknya aksi begal ini, pihaknya mengintensitaskan patroli di daerah tersebut. Tidak saja aksi begal, kawasan hutan tersebut juga sering dijadikan lokasi pemerkosaan, hingga pembunuhan.

“Ini yang kami antisipasi dengan rutin patroli,” ujarnya.

Tidak saja patroli, pihaknya juga menurunkan tim patroli rutin di dua kawasan tersebut. Oji mengngkapkan saat beraksi, pelaku begal sering melempari pengendara motor dengan batu. “Jadi saat pengendara menengok, mereka lagsung menghantam pengendara hingga jatuh,” ucapnya.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati- hati dan menghindari wilayah rawan begal tersebut. “Jangan berkendara terlalu malam, apalagi sendiri. kalau bisa laluilah jalanan yang ramai,” imbau Oji.

Mengenai kasus begal di kawasan Sekupang, ia mengatakan jumlahnya tidak sebanyak bila dibandingkan daerah lainnya.

“Akhir-akhir ini mereka sering beraksi di kawasan Batuaji, Sagulu, hingga Seibeduk, bahkan korban mereka harus meregang nyawa. Ini yang harus kita cegah dengan patroli rutin,” ungkapnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar