Ilustrasi

batampos.co.id – Pasca penyerangan belasan remaja bermotor atau yang akrab disebut geng motor ke lingkungan pemukiman warga Taman Raya Tahap I, Kapolsek Batam Kota bersama beberapa personelnya turun langsung bersilaturahmi dengan warga Taman Raya Tahap I, Sabtu (2/9), sekitar pukul 20.00 WIB.

Kunjungan silaturahmi Polsek Batam Kota tersebut, memberikan imbauan sekaligus jaminan ke warga, bahwa jangan takut melapor ke polisi apabila mendapati atau mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungan perumahan warga.

“Kedatangan kami ke warga Taman Raya Tahap I ini selain bersilaturahmi langsung dengan para warga, juga memberikan semangat, jangan takut dengan adanya ancaman penyerangan oleh kabar-kabar atau ancaman yang belum tentu benar adanya. Kami polisi selalu berpihak ke masyarakat,” ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus.

Selain itu, Kompol Firdaus juga menekankan ke warga agar selalu kompak untuk saling menjaga lingkungan perumahan warga. Firdaus juga meminta masyarakat untuk kembali mengaktifkan siskamling perumahan yang selama ini mulai pudar.

“Intinya warga Taman Raya Tahap I sudah kompak dan berjanji untuk menjaga lingkungannya dari tindak kriminal. Mereka juga berjanji akan selau siap menjadi polisi bagi lingkungan perumahannya,” terang Kompol Firdaus.

Sebab, untuk mengamankan seluruh wilayah Batam Kota yang sangat luas, Kompol Firdaus mengakui, tak akan cukup hanya mengandalkan personel polisi yang jumlahnya terbatas.

“Inilah yang kami tekankan ke masyarakat. Masyarakat harus mampu menjaga lingkungannya sendiri dari tindak kejahatan atau hal-hal yang mencurigakan. Misalnya untuk pemilik tempat kos, harus mengetahui siapa yang menghuni tempat kosnya, nama penghuninya, asal mereka dan pekerjaanya. Jadi, kalau ada apa-apa terkait tindak kejahatan dengan penghuni kos, pemilik kos bisa membantu kepolisian untuk memberikan data guna pengusutan,” kata Kompol Firdaus.

Polisi Cari Keberadaan Reihan

Terkait dengan penyerangan belasan anggota geng motor ke Taman Raya Tahap I, sampai saat ini Kompol Firdaus masih mendalami keterangan yang diberikan satu korban, Beni. Sementara korban lainnya, Reihan sampai saat ini belum diketahui alamat rumahnya. Reihan sendiri juga enggan untuk melaporkan apa yang menimpanya.

“Ini anggota kami mengajak korban, Beni untuk mencari alamat atau keberadaan Reihan. Beni sendiri yang katanya teman Reihan pun tak tahu dimana tempat tinggal kawannya itu,” ujar Kompol Firdaus.

Sampai saat ini, polisi belum mendapatkan titik terang, siapa atau dari kelompok mana penyerang kedua korban yang nekat menyerbu di dalam lingkungan perumahan warga Taman Raya Tahap I ini.

Sebab, petunjuk maupun keterangan yang disampaikan salah satu korban, Beni, sangat minim. Beni sendiri kepada penyidik Polsek Batam Kota tak mengenal satupun dari belasan remaja yang menganiayanya malam itu.

“Kami akan intens seminggu sekali akan berkunjung ke beberapa lingkungan perumahan warga di Batam Center, memberikan imbauan agar lebih menjaga lingkungannya sendiri dari tindak kejahatan, serta mengaktifkan kembali siskamling. Peran masyarakatlah yang mampu menciptakan iklim dan situasi yang kondusif . Intinya satu,kepedulian masyarkat. Apabila hal itu tak ada atau warga cuek, maka sulit untuk menciptakan kondusifitas di lingkungan warga,” tegas Kompol Firdaus. (gas)

Respon Anda?

komentar