Warga ikut membantu evakuasi jasad dua remaja yang tewas terseret gelombang di Desa Batubi Jaya Natuna . F.Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Sepasang remaja di Desa Batubi Jaya Natuna ditemukan tewas setelah dikabarkan hilang saat berenang di pantai, Sabtu (2/8).

Sepasang remaja naas ini adalah Nadia,13 pelajar kelas 8 SMP, warga Semedang dan Beni, 12 pelajar kelas 7 SMP, Warga Batubi Jaya. Mereka mengisi liburan dengan berenang di pantai dan terseret geombang. Dan baru ditemukan sehari setelah dilakukan pencarian tim SAR gabungan.

“Baru tadi pagi sekitar pukul 07.50 WIB, korban ditemukan. Korban tidak jauh dari tempat mereka berenang, kasian mereka,” sebut Izhar, merupakan keluarga korban, Minggu (3/8).

Tim pencarian awalnya menemukan Nadia, selang beberapa saat menemukan Beni  yan lokasinya tidak jauh.

“Mereka sudah lemas, tidak bisa ditolong lagi,” ungkap Izhar.

Kepala Pos SAR Natuna, Budiman mengatakan jasad kedua anak-anak ini dijumpai tidak jauh dari area mereka berenang di pinggir pantai. Kedua korban sedang asik mandi di pantai menikmati liburan. Dan dinyatakan hilang sekitar pukul 16.00 WIB , Sabtu (2/8).

“Tim SAR gabungan pun melakukan pencarian. Namun sampai kemarin malam pencarian masih nihil.¬†Baru tadi pagi berhasil ditemukan, korban sudah mengambang,” ujar Budiman.

Pasca insiden naas tersebut Kapolres Natuna AKBP Charles mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati berenang di pantai saat liburan terutama anak-anak. Perlu pengawasan lebih jika berekreasi di pantai. Mengingat kondisi perubahan musim memicu cauca buruk.

“Tidak hanya itu, kapal pompong nelayan juga harus melengkapi peralatan keamanan, seperti life hacker,” ujar Charles.(arn)

Respon Anda?

komentar