Sejumlah pengepul barang bekas sedang mencari barang bekas sesaat setelah truk sampah menumpahkan sampah muatannya di Tempat Pembuangan Akhir Punggr, Jumat (20/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam akan menjaring perusahaan-perusahaan terbaik untuk pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Kota Batam. Kepala DLH Kota Batam, Dendi Purnomo menamai penjaringan itu dengan sebutan “Beauty Contest”.

“Sebelumnya kita memakai konsep lelang terbuka, namun gagal. Makanya tahun ini kami pakai sistem Beauty Contest,” ujar Dendi di Batamcenter, Senin (4/9).

Dijelaskan Dendi, ‘beauty kontes’ bertujuan untuk mendapatkan calon pemengang tender terbaik. Sebab, mereka akan mempersentasikan seperti apa program yang akan dilakukan dalam mengelola sampah di Kota Batam.

“Dari beauty kontes itu akan dipilih beberapa nominasi dari misalnya belasan peserta. Setelah itu barulah dilelang berdasarkan nominasi. Jadi semuanya bertahap,”jelas Dendi.

Tak hanya itu, Dendi juga menjelaskan 6 syarat calon pemegang tender untuk pengelolaan sampah. Diantaranya maju dalam teknologi, berkemampuan finansial, bisa menjabarkan seperti apa luas lahan yang dipakai, menjabarkan konsep kerjasama dengan Pemko Batam, serta jangka waktu.

“Paling penting masalah tiping fee. Kami minta tiping fee itu serendah-rendahnya. Kalau bisa dibawah Rp 200 ribu pertonnya, sebab kemarin ada yang mengajukan Rp 300 ribu, namun kami masih ingin kurang,” terang Dendi.

Menurut Dendi, beauty kontes akan dilaksanakan pada akhir bulan September. Beberapa perusahaan sudah mengajukan nama mereka untuk mengelola sampah di TPA.

“Jangka waktu kapan dilaksanakan belum bisa dipastikan. Namun kita mengikuti program pemerintah jika Batam bebas sampah tahun 2020. Jadi sebelum tahun itu, harus sudah dapat,” ungkapn Dendi. (she)

Respon Anda?

komentar