ilustrasi  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Proyek pembangunan gedung SMKN 8 Farmasi Batam di Dapur 12, Sagulung tengah digesa oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Pemprov melalui Dinas Pendidikan Provinsi menargetkan gedung sekolah baru rampung akhir tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir mengatakan, pembangunan gedung SMKN 8 memang harus digesa agar awal tahun nanti siswa SMKN 8 sudah bisa menempati gedung sendiri.”Akhir tahun harus selesai. Kasian anak-anak ini harus numpang belajar,” ujar Arifin, Selasa (5/9).

Saat ini 80 siswa SMKN 8 yang baru memasuki tahun ajaran pertama memang masih numpang belajar di Gedung SMKN 5 Batam. Karena ruangan belajar SMKN 5 juga terbatas, mereka harus masuk belajar di siang hari. “Ada dua lokal yang kami gunakan. Pagi dipakai oleh SMKN 5 jadi siang baru bisa kami pakai dua lokal yang disediakan itu,” ujar plt Kepala SMKN 8 Rafio, kemarin.

Sistem numpang belajar tersebut diakui Rafio memang banyak kendala mulai dari sistem belajar siswa yang tak maksimal karena harus masuk di siang hari, sampai pada keterbatasan ruangan perlengkapan sekolah dan lain sebagainya. Untuk itu mereka berharap agar gedung SMKN 8 yang sedang dibangun secepatnya rampung agar bisa ditempati.”Alhamdulilah, tadi kadisdik sudah tegaskan lagi akhir tahun harus rampung,” ujar Rafio.

Pantauan di lapangan, pembangunan gedung sekolah baru itu sudah berjalan maksimal. Pembangunan yang sudah digesah sejak dua bulan belakangan ini sudah membangun fondasi dan tiang-tiang gedung sekolah. Pembangunan masih fokus pada satu gedung saja. “Memang sesuai arahan orang Disdik satu gedung saja tapi dua lantai nantinya. Ini akhir tahun sudah harus rampung,” ujar seorang pekerja.

Sebelumnya Arifin Nasir juga menuturkan hal yang sama. Pembangunan unit sekolah baru itu dilakukan secara bertahap dan untuk tahap awal baru satu gedung berlantai dua. Ini sesuai dengan jumlah siswa yang diterima pada tahun ajaran pertama ini. (eja)

Respon Anda?

komentar