Seorang wanita melakukan perekaman E-KTP. Foto: istimewa

batampos.co.id – Jumlah berkas Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kecamatan Batuaji terus menumpuk. Selama blanko e-KTP kosong, pihak kecamatan mencatat ada 9.000 berkas yang belum dicetak yakni, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2017.

Camat Batuaji Fridkalter mengatakan penumpukan berkas akan terus berlanjut mengingat belum ada kejelasan terkait ketersediaan blanko. Meski demikian, ia berharap kepada warga agar tetap mengajukan berkas, karena untuk mengatasi kekosongan blanko pemerintah menyiapkan surat keterangan pengganti e-KTP.

“Berkasnya pasti bertambah. Kemarin saja ada 14 ribu berkas. Baru 5 ribu yang dicetak,” ujar Fridkalter, Kamis (7/9).

Sementara itu, meski sedang kekosongan blanko, warga Batuaji yang belum memiliki e-KTP terus mengajukan berkas ke Kantor Kecamatan.

“Blanko memang kosong. Tapi saya tetap ajukan,” kata Rita, warga MKGR, Batuaji.

Rita pun diberi surat keterangan pengganti e-KTP. Surat itupun ia pergunakan untuk keperluan administrasi lainnya.

“Mau buat SKCK untuk ngelamar kerja,” katanya perempuan 17 tahun ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Said mengatakan warga yang belum mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) harap bersabar.

Pasalnya hingga saat ini ketersediaan blanko masih menunggu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang rencananya Agustus ini kembali tersedia.

“Yang mangajukan dari awal tahun ini atau Januari hingga sekarang harap bersabar dulu,” kata dia kemarin.

Dia menjelaskan jumlah e-KTP yang telah dicetak berjumlah 42 ribu dari periode September hingga Desember 2016 lalu.

“Jadi kalau sudah merekam periode tersebut, e-KTPnya sudah bisa dicek di masing-masing kecamatan,” ujarnya. (cr19)

Respon Anda?

komentar