Para peserta lomba lari Batuampar 10 K saat meninggalkan garis start di samping Hotel Allium Jodoh, Minggu (10/9). Acara tahunan ini diikuti oleh dua ribuan lebih peserta baik umum maupun pelajar.

batampos.co.id – Sebanyak 2.400 peserta ikuti lomba lari Batuampar 10K, Minggu (10/9). Tak hanya peserta Batam, gelaran tahunan Kecamatan Batuampar ini juga diikuti pelari dari daerah lain.

“Kami sengaja datang dari NTT, di kasih tahu teman ada lomba, bertiga kami ke sini,” kata Merry Mariana Paijo.

Jauh-jauh datang ke Batam, tiga-tiganya meraih juara. Merry juara satu kategori umum putri, diikuti adik kandungnya, Afriana Paijo. Sementara rekannya yang lain, Lamek J. Banu meraih juara tiga kategori umum putra.

Atlit yang kerap ikut lomba di luar negeri ini mengapresiasi Lomba Lari 10K Batuampar. Terutama rutenya yang penuh tantangan karena banyak tantangan. “Mudah-mudahan tahun depan lebih bagus lagi acaranya, kami rencananya ikut lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Theresia Kafiar tak mampu menahan haru saat dirinya meraih juara satu Lomba Lari Batuampar 10K kategori pelajar putri tingkat SMP. Airmatanya jatuh saat ia sampaikan capaian tersebut ia dedikasikan untuk ayahnya, Sulaiman Kafiar yang kini sakit dan dirawat di RS Elizabeth Batamkota.

“Hadiahnya untuk papa,” kata atlit binaan Batam Atletik Club ini, sembari terisak.

Tak sendiri, remaja yang kini duduk di kelas VII SMPN 28 Batamkota ini, juga ikut lomba bersama kakaknya, Monika Khafiar, yang juga dapat juara tiga dalam kategori yang sama.

“Senang, ini pertama kali saya ikut,” ucap Theresia.

Keluar sebagai juara tak ketinggalan nama Astrid Leonita Purba, jawara lari yang kerap jadi juara di Lomba Lari Batuampar 10K ini kembali menjadi juara satu kategori putri SD. “Buat tabung, bantu-bantu orangtua juga,” kata siswa kela VI SDN 005 Seibeduk ini perihal hadiahnya.

Lomba Lari Batuampar 10K adalah kegiatan rutin tahunan Kecamatan Batuampar, gelaran yang juga bekerjasama dengan Batam Pos ini, pesertanya tiap tahun meningkat. Dari awal yang hanya ratusan, kini diikuti ribuan orang.

“Tahun kemarin 2000 peserta, alhamdulillah tahun ini 2.400 dari nomor peserta yang kami bagikan,” kata Camat Batuampar, Tukijan.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, agenda tahunan kelak akan didorong menjadi agenda internasional, yang artinya diikuti negara lain minimal negara tetangga.

“Setelah pembenahan selesai insha Allah kita akan naikan, kita bisa jadikan ini agenda internasional bukan hanya nasional lagi,” ucap Rudi.

Seiring rencana, kedepan ada rencana pihaknya menaikan hadiah pemenang, dengan demikian akan banyak orang yang akan berpartisipasi.

“Tujuan saya memang itu, Batam jadi daerah wisata supaya semua orang datang ke Batam. Kalau banyak yag datang yang jualan ini pun dapat duit, artiya hidup kembali,” pungkasnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar